Sahabat dan teman baru

32 6 10
                                    

Hari ke 3 berlalu untuk adaptasi sekolah.

Setelah kejadian itu. Aku sekarang memiliki teman baru, sahabat baru, dan lingkungan baru.

Ya, memang pada awalnya aku harus bertemu dengan hal-hal yang aneh disekolah baru ku. Tapi mungkin itu cara adaptasi untuk seorang Kinasih Riana Putri 😄.
-------------------------------------------

Pagi hari di rumah baru ku. Yang cukup jauh dari sekolah. Aku berada di kamar untuk beristirahat. Kenapa aku berada di rumah, karena tepat dihari itu adalah hari Minggu 😅.

"Inaa, ayo kemari kita sarapan bersama-sama" teriakan seorang wanita yang memanggil nama ku dari lantai bawah.

"Iya Bu, sebentar"
Jawabku pelan, dan mungkin ibu tidak mendengar jawaban ku. Hingga ibu memanggil ku lagi, lagi, dan lagi.

Saat aku sudah berada diruang makan bersama keluarga ku. Aku melihat ada seorang wanita paruh baya yang sedang menyapu latar rumah ku. Entah siapa dia tapi rasanya aku ingin sekali menanyakan identitas nya. Tapi biarkan lah, mungkin dia hanya orang yang membantu dirumah ku.

"Selamat makan"
Teriak kakak ku

"Iya, terimakasih"
Jawab ku pelan

Makan bersama akhirnya sudah selesai. Aku yang mempunyai hobi membuat cerita, langsung saja lari ke atas kamar untuk melanjutkan cerita baru ku yang berjudul
"anak langit".

Saat aku sedang santai-santainya membuat cerita, tiba-tiba muncullah seorang anak laki-laki di depan ku.

"Bummm"

"Astagfirullah. Ka,kamu, kamu siapa? Kamu pencuri ya. Astaga, apa yang harus aku lakukan. Ampuni aku" Jawab ku tersendat dengan rasa takut yang amat sangat.

"Huss, diam. Aku kesini sedang melakukan misi. Dan kamu adalah anak yang aku percaya untuk melancarkan misiku itu" anak laki-laki itu menjawab dengan tegasnya.

"Haikk, misi? Misi apa yang mau kamu lakukan. Dan kenapa harus aku yang dipilih. Dan di Dunia ini manusia kan bukan hanya aku. Kenapa aku yang kau pilih"
sikap cerewet ku mulai kumat.

"Huss, diam. Jangan terlalu keras. Nanti aku ketahuan. Akan aku ceritakan semuanya nanti. Sebelumnya perkenalkan dulu, namaku
Rein steel de servescout bisa dipanggil *rein*."

"Tapi kamu orang baik kan? Aku takut kalau kamu adalah orang jahat."
Jawab ku masih dengan perasan ketakutan.

"Hatiku ini murni, jadi aku tidak ada niat jahat sama sekali kepada mu. Aku berjanji aku akan menjaga mu agar tidak terjadi apa-apa saat misi ku dilakukan nanti" jawabnya dengan tegas

"Emm.. kau berjanji 🤔.
Beri aku bukit jika kamu sudah memilih ku untuk ikut misimu, pasti kamu sudah tau siapa namaku!"
Sekali lagi aku membuat pertanyaan ke pada pria ini.

"Soal yang mudah. Aku sudah tau siapa dirimu, dan aku sudah tau semua identitas mu. Namamu Kinasih Riana Putri, bisa dipanggil *Ina*. Dan kamu bersekolah di SMPN 2 Harapan. Dan banyak lagi yang aku ketahui dari dirimu."
Seorang Rein menjawab dengan tegas dan penuh wibawa.

"Waw, kau bisa mengetahui namaku walaupun aku belum mengatakan nya. Aku sedikit mulai percaya padamu. Tapi aku masih penasaran, misi apa yang sampai membuat mu memilih ku untuk membantu mu"
tanya ku penasaran.

"Akan aku ceritakan"
Jawab Rein dengan tersenyum ☺️.

.
.
.
Next part 🤞

Serangkaian Anak TerpilihTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang