senyum lebar kau berikan
kasih sayang kau tunjukan
tak pernah mengeluh dalam hadir
tanpa imbalan membalasmu
dikala sayatan pisau memotong
dikala engkau ikut terluka
aku hanya bisa menangis
menangis karena ku tak mengerti
bertahun tahun kau mengasuh ku
tanpa henti mangasihi ku
tapi kau tak ku pedulikan
betapa beratnya perjuangan mu
tetes air mata....
dosa neraka balasannya
ingin ku minta maaf
apa lah daya ku sudah durhaka
KAMU SEDANG MEMBACA
TINTA PUISI
Poesíamenuangkan ekspresi dari segala sumber dan narasumber diatas kertas dengan goresan tinta.
