Bab 17 [Behind The Color]

88.3K 1.6K 6
                                        

Bab ini, aku ingatkan lagi untuk dibaca hanya untuk manusia dengan cukup usia

Bijak ya

Dan terimakasih

******

Radit menuntun Selina. Masuk dalam apartemen pria itu dan tanpa mempersilahkan duduk.

"Kamu tidak menawari aku minum?"

Selina menghentikan langkah. Membuat Radit ikut diam dan menengok dirinya.

"Kamu memang haus?"

"Tidak. Hanya mengulur waktu", jawab wanita itu jujur.

"Yasudah kalau begitu. Aku pun tidak ingin memberi minum karena ingin mempercepat waktu"

Ucapan jujur Radit menciptakan rasa tersendiri di hati Selina. Jangankan untuk menolak dan marah seperti biasa. Untuk bernapas saja sepertinya terasa sulit bagi wanita itu sekarang.

.

.

Pintu itu tertutup. Meninggalkan rasa gelisah yang tak kunjung reda dihati Selina. Berbanding terbalik dengan Radit. Pria itu juga gelisah. Namun bukan karena takut, melainkan akibat rasa lapar yang sudah mencekik dan sulit untuk dikendalikan.

Lalu dalam sekejap, Radit menyerbu Selina. Melempar kacamata dan menarik wanita itu dalam dekapannya, membuat Selina tersentak. Mata wanita tersebut menutup. Berusaha pasrah dengan segala sentuhan yang ditawarkan Radit.

Dan saat bibir manis itu terbuka, maka Radit masuk lebih dalam. Mengerang dan mendapat lebih banyak. Tanpa ada lagi penundaan. Kedua orang itu sama-sama membalas gairah dengan serangan yang sama.

.

.

Kedua lengan Selina kini telah melingkar di leher Radit, sementara kaki wanita itu berjinjit. Ingin lebih mengklaim Radit dengan menjilat langit-langit mulut pria itu.

Membuat rasa nikmat makin terbakar di tubuh Radit. Dan pria itu merasa butuh lebih banyak dari gairah tersebut. Maka ia memiringkan kepala Selina, lalu mengaitkan lidah mereka sementara tangan kekarnya menahan pinggul wanita itu. Berusaha menekan kejantanannya yang terus berdenyut pada intim bawah Selina.

Dan dengan hati-hati, Radit bergerak maju. Membawa tubuh Selina untuk mundur hingga lutut wanita itu menyentuh tepi ranjang dan Radit menekan. Membuat Selina terebah dibawahnya tanpa melepas ciuman mereka.

 Membuat Selina terebah dibawahnya tanpa melepas ciuman mereka

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kelembutan payudara Selina kini menahan dada Radit. Menggoda dan membuat pria itu tak sabar untuk mencicipi. Lalu dengan lihai, ia berusaha menyusup. Kembali menarik gaun wanita itu dari luar dan membiarkan bagian atas Selina terekspos.

Kemudian satu tangan Radit bergerak. Menyelinap dari bagian bawah bra wanita itu hingga mampu meraih dan mendapat gumpalan indah yang terasa amat tepat ditangan pria itu. Lalu ia bergerak. Meremas lembut dan mencari puncaknya yang telah menegang.

Eksplisit Part - Cerita SafitridsyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang