Matahari pagi tepat menyorot ketubuh nya..
Lisa sedang duduk diranjang rumah sakit itu..
Menatap foto yang menyimpan sejuta rasa bersalah nya..
"Lisa.. Kau harus istirahat sekarang.." ucap Jennie disana..
Lisa menatap nya..
Ia tidak pernah bicara semenjak dia mengingat Chaeyoung..
Wajah yang dipenuhi lebam.. Kepala yang di perban dan leher yang berbalut gips karena terkilir dengan parah..
Beruntung Lisa masih hidup karena ia hanya melompat dari lantai tiga..
Namun.. Kaki nya lumpuh karena syaraf otak yang terganggu akibat lompatan tersebut..
Dokter bilang ia akan sembuh jika mempunyai tekat yang kuat..
Jennie mendekat mencoba membenahi selimut yang sedikit berantakan disana..
"Uhh?"
Lisa memegang tangan Jennie tiba-tiba..
"Jennie.. Apa aku masih bisa hidup jika dia tidak disini.."
Ia kembali mengeluarkan suara nya setelah beberapa minggu tidak bicara..
"Lisa.."
"Jennie.. Aku akan melakukan apapun agar dia bisa kembali.."
Wajah nya memerah menahan air mata nya..
Ia melepaskan genggaman nya dan kembali menatap foto tersebut..
"Kenapa kau melakukan ini pada ku Chaengi.."
Jennie membeku.. Dada nya mulai menyesak karena situasi ini..
"Kenapa aku kembali lagi ke situasi ini?"
Lisa menatap nya..
Jennie mencoba melepaskan segala rasa yang dipendam nya selama ini..
"Apa kau tau Lisa.. Sedetik pun aku tidak pernah bisa melupakan nya.. Tapi.. Karena kau masih disini.. Aku mencoba untuk baik-baik saja.. Aku mencoba melupakan nya selama kau koma.. Aku menyibukan diri ku agar rasa kehilangan ini bisa berhenti.. Aku bahkan menerima orang lain sebagai teman ku walau mereka tidak pernah sama dengan kau dan Chaengi.. Aku tau ini sangat menyakitkan.. Aku sendirian selama ini.. Aku bahkan bercerita banyak hal dengan batu yang bertuliskan nama nya.. Aku tidak punya siapa - siapa lagi selain diri mu Lisa.. Aku......"
Jennie menitikan air mata nya..
Lisa menatap nya dengan wajah memerah karena menahan air mata nya..
"Aku mohon... Tetaplah......"
Jennie menghapus air mata yang jatuh dipipi nya..
"Aku juga.. Sangat kehilangan diri nya..."
Jennie mendekat pelan memeluk kepala Lisa perlahan sambil berdiri disana..
"Chaengi melakukan ini agar kau tetap hidup.. Dia melakukan ini untuk mu.."
"Haah... Jennie.."
Lisa membalas pelukan Jennie..
Menyembunyikan wajah nya diperut Jennie karena air mata yang mulai jatuh di pipi nya..
"Jadi aku mohon.. Tetaplah hidup untuk nya.."
Pelukan Lisa semakin erat..
Bahkan Jennie merasakan genggaman tangan Lisa dibelakang baju nya..
Tubuh nya bergetar karena menahan tangis nya..
"TIDAK!!! CHAEYOUNG....!!!!"
Lisa berteriak keras sambil memeluk Jennie disana..
Ia menangis dengan keras nya..
---------------
"Apa dia makan sarapan nya?"
"Tidak ibu.."
"Tadi malam dia hanya makan satu sendok itu pun setelah aku memarahi nya.. Haah.. Bagaimana ini.. Dia akan semakin kurus.."
Jennie menatap Lisa dari luar kamar nya..
Sudah satu bulan semenjak Lisa keluar dari rumah sakit..
Jennie terlihat putus asa karena Lisa..
Ibu nya bahkan selalu memarahi Lisa karena ia benar-benar tidak pernah mendengarkan perkataan nya..
KAMU SEDANG MEMBACA
10 Years Promise (Completed)
FanficBLACKPINK 10 Years Promise Akhirnya aku tau untuk apa anugerah ini.. Lisa : Gadis ini mengikuti ku kemana pun... Chaeyoung : Kau.. Punya janji pada ku.. Disini.. Sekarang..⏳ ©blueheartchaeng
