Kriingg...
Bel pun berbunyi dan menggema diseluruh sudut sekolah menandakan bahwa waktunya pulang.
Para siswa berhamburan keluar kelas untuk segera pulang karna sudah merasakan lelah yang teramat sangat walaupun baru hari pertama sekolah.
Manda dan Tristan berjalan menyusuri koridor untuk segera pulang.
"Tan,temenin gue ke kelas abang ya?" tanya Manda kepada Tristan.
Tristan hanya membalas dengan anggukan dan mereka berdua berjalan menyusuri koridor kelas XII.
Mereka pun sampai dikelas Nathan dan Manda pun menyembulkan kepalanya untuk melihat Nathan.
Manda melihat beberapa orang lelaki dan salah satunya Nathan.
"Bang"panggil Manda.
Semua yang ada dikelas pun melihat kearah pintu tempat Manda berdiri.
Manda langsung diam terpaku saat mata tajam itu menatap dirinya dan spontan Manda langsung menundukan kepalanya.
"Bentar" balas Nathan.
"Adek lo?" tanya Sean.
"Iya" balas Nathan.
"Cantik" puji Kenny
Nathan pun melayangkan tatapan tajamnya pada Kenny.Dia tau maksud Kenny bertanya seperti itu.
"Sans mas bro.Becanda doang" balas Kenny dengan ekspresi takut.
Tak lama kemudian Nathan berjalan menuju pintu kelasnya dengan tas yang disandang dibahu sebelah kanan
"Lama amat sih bang" ucap Manda saat Nathan keluar dari kelasnya.
"Siapa suruh nungguin?" balas Nathan
"Gue mau lewat" ucap seseorang dibelakang Nathan
Nathan pun bergeser agar Genta orang yang dibelakangnya dapat lewat.
Genta pun lewat dengan 3 orang dibelakangnya yang tak lain adalah Ozy,Kenny,dan Sean.Dia lewat tanpa melirik Manda sedikitpun.
Manda menarik napasnya dalam-dalam karna merasa tak diacuhkan.Sakit sekali.
"Woi,bengong-bengong bae jalan pa jalan udah pegel ini" ucap Nathan sambil mengusap wajah Manda membuat gadis itu mendelik sebal.
Tristan pun tertawa terpingkal-pingkal membuat Nathan menoleh kepadanya dan keduanya mendapat cubitan mangsa dari Manda.
"Eh ada lo tan" ucap Nathan.
"Dari tadi bang, lo nya aja yang gak mau anggap gue ada" balas Tristan.
"Tau aja lo" ucap Nathan sambil merangkul adik manisnya
"Kesel gue ama lo bang" Tristan menunjukkan puppy eyes nya
"Jijik gue geli woi" balas Nathan berjalan meninggalkan Trustan seorang diri di belakang.
"Gue selalu salah" ucap Tristan sambil mengusap rambutnya
"Baru sadar lo?" teriak Nathan yang sudah agak jauh dari Tristan namun yang dikatakan Nathan masih dapat terdengar ditelinga Tristan.
Tristan pun berlari mengejar dua orang beradik kakak itu karna takut sendirian dikoridor yang sepi dan gelap itu
Mereka pun sampai di tempat parkir.Nathan segera mengambil mobilnya dan Tristan segera mengambil motornya sedangkan Manda menunggu tak jauh dari tempat parkir.
Suasana ditempat parkir sepi karna memang para siswa sudah pulang sejak setengah jam yang lalu dan hanya menyisakan siswa yang sedang menunggu jemputan.
