5

861 29 3
                                        

"Lo kenapa?" tanya Keenan

"Iya lo kenapa?" tanya Sara

"Ciee yang samaan ni yee" goda Tristan

Sara dan Keenan pun saling pandang dan saling melempar tatapan jijik

"Idih ogah gue mah sama pantat ayam" tolak Keenan

"Siapa juga yang mau sama lo monyet berayun" cibir Manda

"Hahaha udah-udah" lerai Manda
"Kaliam berantem mulu ntar jodoh baru tau" sambungnya

"Gak!!" jawab Sara dan Keenan bersamaan

"Cieee yang samaan.Kata orang nih ya kalo samaan itu tandanya jodoh"jelas Tristan

"Bodo" ucap Sara dan Keenan bersamaan lagi

"Au ah terang"kesal Sara

Manda hanya senyum-senyum melihat kelakuan mereka itu. Lalu masuk lah guru yang akan memberi materi untuk kelas X IPA 3.

"Kan Manda gak jadi cerita" kesal Tristan

"Lo utang cerita pokoknya" ucap Manda

Manda hanya mengangguk mengiyakan perkataan mereka lalu fokus untuk menerima materi pertama di pagi ini

***

Bel istirahat pun berbunyi dan semua siswa berhamburan menuju kantin

"Kantin gak?" tanya Tristan

"Ayuk"jawab Manda sambil berdiri dari tempat duduknya diikuti Keenan dan Sara

Sesampainya mereka dikantin yang ramai,mereka menyapukan pandangan mereka untuk melihat bangku kantin yang kosong tapi hasilnya nihil

"Oit Keenan" ucap seseorang dari pojok kantin memanggil Keenan dan mengangkat tangannya. Orang itu adalah Kenny. Keenan yang merasa terpanggil menoleh kearah sumber suara dan menaikkan satu alisnya

"Sini duduk" ucap Kenny

Keenan pun mengangguk dan mengajak Manda,Tristan,dan Sara untuk ke pojok kantin

Mereka berempat pun duduk dengan posisi Manda didepan Genta,Keenan didepan Sara, Tristan didepan Kenny,dan Ozy didepan Sean.Nathan? Dia ada urusan jadi tidak bisa ikut ke kantin untuk makan

Mereka pun memesan makanan dan langsung menyantap makanan.Tidak ada suara diantara mereka yang ada hanya suara penghuni kantin yang lain.

Tak lama sesudah itu terdengar suara Sean mengeluh karna ayamnya diambil Kenny

"Balikin ayam gue gak?!" kesal Sean

"Gue masih laper elah" gerutunya lagi

Kenny hanya mengendikkan bahunya tak acuk.Merasa pusing dengan keributan kecil tersebut, Genta memberikan ayamnya yamg belum ia sentuh sedikit pun kepada Sean bahkan bentuk ayamnya masih utuh.

Tindakan yang dilakukan Genta berhasil.Sean pun diam dan kembali melanjutkan acara makannya

Manda pun sudah selesai makan dan membersihkan mulutnya dari sisa-sisa makanan karna takut nanti Genta akan melihatnya dan menertawainya.

Setelah selesai,lalu Manda memperhatikan Genta yang makan dengan lahapnya.Merasa diperhatikan,Genta lun mengangkat kepalanya dan seketika manik mata Genta dan Manda bertemu.

My Ice BoyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang