Dengan rasa syukur kami berterima kasih kepada Allah yang telah mempersatukan kami sampai ke pelaminan
Semoga kami bisa bersatu sampai jannah-Nya
Aamiin
Terimakasih yaAllah
Engkau telah memberiku Nahda,
Sudah menjadi sahabat sekaligus Istriku, da...
Ketika Adnan sedang membongkar meja belajar, ia menemukan sebuah foto album. Diambilnya album tersebut, dan mulai membuka album tersebut Dan isi album itu foto-foto Adnan dan Nahda ketika masih kecil .
Ada satu foto yang menarik ketika Adnan melihat lihat isi album fotonya, Foto itu diambil ketika keluarga Adnan dan Nahda pergi rekreasi ke sebuah taman rekreasi Ketika Adnan mendorong ayunan yang sedang diduduki oleh Nahda dibawah pohon besar
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sambil mengusap foto tersebut " Cantik sekali kamu da, dasar bocah manja " Adnan tersenyum
Dan Abida pun ke kamar Adnan Sambil membuka pintu dan Anisa mendapatkan anaknya yang sedang memandangi foto-foto di album "Hayoo ngapain kamu nan , Wahhh kok megangin fotonya yang sama Nahda mulu... Ada apa nihhh?" Abida meledek Adnan
"Nggak mah, ini aku lagi beres beres meja belajar terus nemu album ini Jadinya aku liat liat deh " Adnan menjawab Mamanya dengan percaya diri
"Tapi kok ngeliatin fotonya Nahda mulu Apa jangan jangan,kamu suka yaa sama dia" Abida asal menebak
Adnan menjawab dengan kaku karena kegape Mamanya " Nggak mah, kan memang aku sama Nahda udah temenan dari kecil Jadi ya wajar mah, kalo foto aku kebanyakan sama Nahda "
" Tapi Mama tuh ngeliatnya kalau kamu sama Nahda beda nan, Lebih ada rasa untuk melindungi Nahda gitu Selalu maunya dekat dengan Nahda Ngaku ajaa gapapa kali nan , mama juga kan pernah muda nan"
" Ya nggak gitu ma Adnan memang selalu ingin berada didekat Nahda supaya aku bisa jagain Nahda terus ma Lagi juga kan memang kodratnya perempuan itu harus dilindungi ma"
" Naann naann Baru dewasa ajaa omongannya udah kayak gitu hahaha .. Tapi ya nan, Mama mah setuju aja kitu kalo kamu teh sama Nahda, Mama mah udah tau dia dari kecil Orangnya baik, pengertian, mandiri yawalaupun agak manja yaa Tapi dia teh orangnya sopan pisan nan"
"YaAllah ma, masih panjang perjalanan hidup aku ma Mau sukses duluu ma Lagipula jodoh juga nggak bakalan ketuker ma Tugasnya aku mah memperbaiki diri dulu ma Supaya nanti pantes kalau udah ketemu calonnya Hehehe "
"Iya atuh nan, kamu mah harusnya memperbaiki kualitas hidup kamu dulu Yaudah, Mama teh titip pesan buat kamu Jangan sampai nyakitin perempuan Karena kalo kamu nyakitin perempuan teh sama wae kamu nyakitin Mama Perempuan mah harusnya dilindungi nan Kamu teh jangan sampai yaa nyakitin perempuan" Pesan Abida kepada Adnan
"Siap ma.. Adnan selalu inget pesan Mama .. Oiya ma, papa belum pulang ? " Adnan menanyakan papanya yg belum pulang kerja
" Belum nan, Papa teh katanya mah lembur kitu Yaudah, Mama ke kamar dulu ya nan Jangan tidur malem malem ya Besok kesiangan teh repot kamu " lalu Abida menuju pintu
"Iya ma Adnan nggak tidur larut malam"
Adnan membereskan album fotonya Tak lupa ia membersihkan dirinya Dan Adnan pun tidur dengan nyenyak