Semalam aku baru saja mendapat mangsa baru. ya, aku baru saja mencuri seperti biasa yang aku lakukan. mencuri sudah menjadi pekerjaanku, karna kalian tau sendiri, mencari pekerjaan sangatlah susah. setiap hari aku selalu mencuri untuk memenuhi kebutuhanku sehari-hari.
tetapi, untuk hasil yang aku dapati semalam aku benar-benar bingung. bagimana aku tidak kebingungan? aku baru saja mencuri Handphone yang ternyata memiliki kunci dengan sistem sidik jari. aku coba bertanya dengan rekan sepencurianku. dan beginilah katanya.
"yah elah bro, potong jarinya aja, kan beres."
aku hanya terkejut mendengarnya. tetapi apa boleh buat. akhirnya malam ini aku menunggu orang itu lagi dijalan yang sama saat aku bertemu dengannya dan aku berharap bisa bertemu dengannya malam ini.
dewi keberuntungan memang sedang menghampiriku, karena disana aku menemukan korbanku yang semalam. heran, kenapa dia masih berani datang kesini. tapi, demi Handphone yang baru aku curi, aku berlari kearah orang itu lalu memukul tengkuknya dan mematahkan tangannya yang halus itu, dan memotong tangannya dengan pisau daging yang sudah aku bawa sedari tadi.
tidak mungkin aku hanya mengambil tangannya saja, jadi aku mengambil beberapa barang berharga yang ada dalam tasnya lalu aku berlari secepat mungkin untuk menghindari tuduhan atas tindakanku.
sampai dirumah aku baru sadar aku membawa sebuah handphone yang masih sangat mulus, mungkin dia baru membelinya karna handphone lamanya sudah aku curi. saat aku membuka kuncinya, terdapat tulisan:
SENSOR WAJAH SALAH
Sialan, dia menggunakan sensor wajah. jadi apa yang harus kulakukan dengan handphone ini?
terlintas dalam pikiranku sesuatu hal yang sangat tidak aku duga. segera aku berlari ke jalan dimana korbanku pingsan dan tak berlengan itu. dan aku mendapati dirinya masih tergeletak dan tidak ada yang membantunya sama sekali. ya, jalanan ini sangat sepi dan tidak ada seorangpun yang melewati tempat ini. segera aku memotong leher orang itu dan memasukkan kepalanya pada kantung plastik yang sudah aku bawa lalu aku berlari menuju rumahku lagi.
sesampai disana aku mengumpulkan kepala dan tangannya dan menggunakan itu untuk menyalakan handphone yang sudah aku curi. dan.. ya, berhasil aku nyalakan. segera aku menyeting ulang handphone yang ada di handphone itu tanpa memikirkan kedua benda penuh darah yang sudah aku bawa.
"hehehehe, ternyata ini yang membawa Handphoneku semalam?" terdengar suara perempuan yang sangat serak. lalu aku mendapati kepala yang aku bawa tadi sedang menatapku dengan tatapan yang mengerikan beserta seringainya yang membuat bulu tengkuk merinding. "Kamu akan mendapat balasannya~ Hahahahahahaha!" tawanya sangat keras dan menggelegar.
aku hanya bisa berteriak saat melihat kepala itu tertawa seperti itu. aku berlari menuju pintu rumahku dan aku terkejut hingga terjatuh saat melihat sesuatu yang menghalangiku untuk keluar. ya, tubuh penuh darah tampa kepala dan tangan yang sedang berdiri kokoh. aku semakin berteriak tidak karuan saat salah satu tangannya yang masih melekat pada tubuhnya sudah meraih leherku lalu mencekikku hingga kakiku tidak bisa menyentuh lantai. dalam hitungan detik terdengar suara retakan dari dalam tubuhku dan semua pandanganku menjadi pudar dan gelap.
KAMU SEDANG MEMBACA
[HORROR] SHORT STORY
HorrorKUMPULAN CERITA HORROR, DAN PSYCHOPATH YANG MUNGKIN KALIAN AKAN SUKA.
![[HORROR] SHORT STORY](https://img.wattpad.com/cover/60495382-64-k68332.jpg)