Ingatkah?
Suara burung di bawah pohon
Di mana kita duduk santai
Melepas penat
Aku mengingat semua
Saat tertidur pulas di pangkuan
Saat menatap tajam kedua bola matamu
Seperti air birunya
Seperti awan anggunnya
Aku tak berbohong
Aku sungguh mencintainya
Di mana dunia telah sirna
Jikalau permai tak ada.
Aku tak bercanda
Deburan ombak rambut itu
Seakan menelan habis hati ini
Hanya tinggal jiwa kosong
Menanti untuk di isi
Tinggalah
Tinggalkan
Bersamaku kau akan bahagia
Sirnanya amarah
Melambaikan bahagia
Kau,Kau dan Kau
Berastagi, 19 Agustus 2018
KAMU SEDANG MEMBACA
Gods Poetry
PoesiaSajak sajak kini tak lagi berintuisi, Kata kata sudah tak memiliki arti Puisi,puisi ku kini akan menjadi bukti.
