#Di Hotel
Nyonya Lushi dan Alexa pun telah sampai di hotel dan mereka berdua segera menghampiri Tuan Jhonson yang sedang merenung.
"Papa s'il te plait, dis ou est Keylia?" kata Nyonya Lushi. [Ayah, tolong kasih tau dimana Keylia berada?]
"Pourquoi savez-vous ou est Keylia?" kata Nyonya Lushi. [Untuk apa kamu tahu keberadaan Keylia?]
"Je veux le rencontrer et lui demander de liberer Mike en Prison" kata Nyonya Lushi. [Aku ingin menemui dia dan meminta dia untuk membebaskan Mike dari penjara]
Tuan Jhonson pun menatap Istrinya dengan lekat.
"Pourquoi tu me regardes comme ca? Il suffit doner l'adresse rapidement" kata Nyonya Lushi. [Kenapa kamu menatap aku seperti itu? Cepat berikan saja alamatnya]
"Non je ne vous donnerai pas l'adresse Keylia" kata Tuan Jhonson. [Tidak, aku tidak akan memberikan Keylia kepada kamu]
"Pourquoi?" kata Nyonya Lushi. [Kenapa]
"Je sais, c'est juste votre tactique pour blesser Keylia" kata Tuan Jhonson. [Aku tahu, ini pasti taktik kamu saja untuk menyakiti Keylia]
"Bong san, cette fois je suis serieux, je viens de lui demander de liberer Mike" kata Nyonya Lushi. [Ya ampun, kali ini aku serius, aku hanya ingin meminta dia untuk membebaskan Mike]
"Oui Papa, a Mama raison s'il te plait dis a frere Keylia ou se trouve soeur Mike" kata Alexa. [Iya, Ayah Ibu benar tolong kasih tau keberadaan Kak Keylia demi Kak Mike]
Mendengar perkataan Alexa, Tuan Jhonson pun menghela nafas beratnya.
"D'accord, rencontrons Keylia, Mais souviens-toi si, par exemple il ne veut pas liberer Mike tu ne le force pas" kata Tuan Jhonson. [Baiklah, ayo sekarang kita menemui Keylia, tapi ingat kalau misalnya dia tidak mau membebaskan Mike, kalian jangan paksa dia]
"Oui" kata Nyonya Lushi. [Iya]
"Oui, Papa" kata Alexa. [Iya, Papa]
Mereka pun segera pergi dari hotel menuju rumah Jhidan untuk menemui Keylia.
#Rumah Jhidan-Keylia
Jhidan dan Keylia pun sedang berada di kamar sambil bemesraaan satu sama lain.
"Oh ya besok aku boleh ya ke rumah ibu?" kata Keylia
"Iya, Boleh koq, tapi maaf ya aku gak bisa anter kamu kesana" kata Jhidan
"Iya, gak papa koq" kata Keylia
"Kalau besok kamu kesana titip salam ya buat Ibu sama Kak Arlan" kata Jhidan
"Iya, nanti aku sampaiin ke mereka" kata Keylia
"Hmm... Aku gak sabar deh" kata Jhidan
"Gak sabar untuk apa?" kata Keylia
"Gak sabar pengen dengan kabar kalau kamu hamil" kata Jhidan
"Kamu ini ada-ada aja, kita kan baru satu hari menikah masa udah mau dengar kabar kehamilan aku aja" kata Keylia
"Soalnya aku iri sama Rizi, sebentar lagi pasti dia akan menjadi Ayah dan mengendong bayi yang lucu" kata Jhidan
"Kamu yang sabar ya, nanti kalau udah waktunya kita dikasih kepercayaan untuk merawat seorang anak, pasti aku cepat hamilnya" kata Keylia
"Iya, aku akan selalu sabar menunggu hal itu" kata Jhidan
Tiba-tiba dari Luar Arzeta pun memanggil mereka.
"Jhidan, Keylia buka pintunya" kata Arzeta
"Iya, Mi sebentar" kata Keylia
Keylia pun segera turun dari kasur tidur diikuti oleh Jhidan dan berjalan menghampiri pintu. Keylia pun segera membuka pintu kamarnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Long Distance Relationship (LDR)
RomanceLDR??? Bagaimana rasanya menjalani hubungan LDR??? Sungguh berat bukan??? Itulah yang dirasakan Jhidan dan Keylia. Ujian demi ujian terus melanda hubungan mereka. Mampukah mereka bertahan dengan hubungan mereka? Akankah mereka bisa setia??? ⚠️Di lar...
