Kenapa aku menangis untuknya ?
Kenapa aku merasa dia memiliki perasaan yang sama seperti yang aku rasakan kepadanya
aku ini memang bodoh
Aku tidak bisa mengungkapkan perasaanku
tapi aku malah berharap dia membalas perasaanku ?
Mungkin jika dia mengetahui semua ini dia akan menertawaiku
dan mengatakan jika aku ini gadis bodoh
Tapi aku akan tetap berusaha melupakannya ?
meskipun aku selalu berpura-pura dihadapan orang banyak mendukung dia bersama orang lain
tapi aku tetap saja kalah dengan hatiku yang terus memberontak untuk memilikinya
Apakah aku terlalu egois ingin memilikinya ?
Aku sendiri tidak tau kenapa perasaan ini datang dalam hidupku
KAMU SEDANG MEMBACA
UNGKAPAN
Poesíaketika mulut sudah tidak bisa terucap,ketika air mata sudah tidak bisa menjelaskan,ketika senyuman tak lagi bisa disampaikan dan ketika ucapan tak lagi bisa diuraikan maka hanya coretan tinta yang bisa diungkapkan
