10. Belajar Bareng

24 6 1
                                    

"Ngapain lo senyum2 sendiri?," Kata abang gue.

"Gapapa kok," Kata gue sambil lari ke atas.

Gue mandi, bersih2 diri.
Setelah itu, gue turun buat makan bareng sama keluarga.

Makan gue diambilin sama bunda gue.

Gaada yang ngomong, semua sibuk makan sendiri2.
Sampe ayah gue yang mulai obrolan.

"Lis, nanti aku kerja lagi ke Bandung," Kata Ayah gue.

"Hah? Kemaren kamu udah lembur loh. Kok masih aja ada kerjaan," Kata bunda gue.

Gue juga ga percaya sama omongan ayah gue.
Rasanya gue tuh pengen ngelawan ayah gue tapi gaada temennya wkwk. Abang gue gapernah ikut2an kalo ngomongin masalah2 keluarga kita, paling yaa dia ngebuat kita ketawa, ditengah2 keributan kita, Abang gue malah bercanda-_-

"Kerja lembur bagai quda," Kata abang gue sambil makan, maksudnya abang gue itu biar obrolannya ga terlalu serius banget.

Semuanya langsung nengok ke abang gue. Terus gue ketawa.
Gue juga udah ga peduli lagi apapun masalah2 kita, gue kangen yang dulu2. Gue gatau kenapa ayah gue berubah sekarang.

Karna gue udah selesai makan dan juga bete disini terus, akhirnya gue bilang klo gue mau keatas.

"Bella mau keatas," Kata gue.

"Alan juga, mau ngerjain pr," Kata Alan.

Terus gue sama abang gue langsung ke kamar. Gue istirahat dan langsung tidur.

***

Hari ini gue berangkat bareng abang gue. Setelah sampe dikelas,

"BELLAAAAA!! I MICUUUUUU," Kata Jane teriak sambil meluk gue.

"Kangen Bella apa kangen si itu?," Kata Via sekertaris kelas.

"Dua2nya boleh ngga?," Kata Jane polos.

"HAHHAHAHAHAHAH," Gue, Jane, Via langsung ngakak.

"Lo udah sembuh Bell?," Kata Jane.

"Udah kokk," Kata gue sambil senyum ke Jane.

"Okeeyy," Kata Jane.

Selama pelajaran berlangsung, gue ikutin semuanya dengan konsen.

Tok tok tok, Pintu kelas terbuka.

"Permisi Bu, Saya ingin mendata kelas 10 IPA 2," Kata Ketos meminta izin ke guru matematika kelas gue.

"Apakah ada yang berminat untuk tampil di acara hari kemerdekaan ditanggal 17 Agustus?," Lanjut ketos ngomong ke temen sekelas gue.

Semuanya pada berisik saling nunjuk menunjuk. Karna gue males banget denger kebisingan, akhirnya gue memutuskan untuk dengerin lagu pake headset sambil baca novel.

Jane nyenggol tangan gue,

"Bell,"

"Apaansi Jan?," Kata gue sambil melepas headset yang tersangkut dikuping gue.

"Itu lo dipanggil Bu Nining, onenggg,"

"Hah? Iya kenapa Bu?,"

"Bella, kamu bukannya dengerin ketos ngomong. Kamu ibu hukum! kamu yang tampil buat acara hari kemerdekaan nanti," Kata Bu Nining, guru matematika dikelas gue.

"Ih saya gamau Bu. Yeh enak aja nyuruh2 saya," Kata gue.

"Ibu gamau tau pokoknya kalo kamu ga tampil, kamu bakalan ibu kurangin nilainya!. Ketos?," Kata Bu Nining sambil manggil sang ketos.

gellaryonTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang