3 hari sudah ia tinggal di mansion utama keluarga Rosevelt. Sekarang, ia malah di tinggal sendiri di dalam mansion. Eh, tidak. Di dalam mansion ia sekarang bersama Kai, dan Fara, adik dari Jack.
Seluruh orang yang berada di mansion sedang bekerja, dan bersekolah. Jadi, tinggal lah Miu dan Kai yang memang sudah lulus, serta Fara yang sedang sakit. jika kalian bertanya bagaimana bisa Miu sudah lulus, padahal ia baru kelas 3 SMA untuk tahun ini? Jawabannya, karena Miu ikut memasuki kelas akselerasi, berkat kejeniusannya yang selama ini ia sembunyikan, bahkan sekarang ia masih menyembunyikannya.
Dengan kata lain, setelah ia tiba di Los Vegas, ia langsung masuk ke dalam kelas akselerasi. Dan kemudian, ia meloncat kelas sampai masuk kuliah. Ia hanya kuliah selama 2 tahun, untuk menempuh S2 dan semua itu berkat kepintaraan, ralat kejeniusannya selama ini.
Kembali kemasa sekarang, Miu dan Kai sedang membaca sebuah laporan yang berisi tentang penurunan hasil perusahaan di Bogor, London, Osaka, dan Kanada, mereka membaca laporan itu di ruang keluarga. Miu sampai naik pitam, melihat penurunan hasil yang sangat drastis terlebih lagi penurunan di Kanada. Untung saja, Kai dapat melemahkan sisi gelap yang muncul pada diri Miu saat itu, jika tidak maka dapat dipastikan seluruh isi mansion akan hancur.
"Kami pulang," salam Mia, Rifai, dan Syakila.
Untuk Mia, yang sedang merubah stylenya menjadi Miu ini sudah diketahui semua orang, termasuk Rifai, dan Syakila. "Selamat datang," jawab Kai dan Miu.
"Kakak, apa yang sedang kau lakukan?" tanya Mia yang sudah duduk disebelah Miu.
"Membaca laporan keuangan," jawab Miu dengan nada datar, dan dingin.
Nada suara itu, membuat siapa saja yang mendengarnya menjadi ketakutan. Bukan hanya itu, Rifai, Mia, dan Syakila yang mendengar nada dingin dari Miu itu pun mengerutkan dahi tanda bingung. Kai yang mengerti tatapan ketiga saudara bossnya itu pun segera menjawabnya.
"Lebih baik kalian jangan menganggunya, jika kalian tak ingin dijadikan sasaran empuk untuk dihajar olehnya," jawab Kai dengan menatap Mia, Rifai, dan Syakila.
'Kakak, berubah drastis," batin Mia dengan menatap Miu.
'Miu, maafkan aku. Ku mohon jangan dingin padaku, aku tak ingin' batin Rifai meminta kepada Miu.
'Miu, kau kenapa kembali!' geram Syakila.
"Kai, kau berkata jika minggu depan aku memiliki banyak waktu kosong bukan?" tanya Miu kepada Kai.
"Iya, memang ada apa?" tanya Kai.
"Padatkan jadwalku minggu depan, aku ingin membereskan masalah keuangan minggu depan," seru Miu.
"Baik, dengan hari apa dan kemana?" tanya Kai.
"Minggu pagi kita berangkat ke Bogor, dan urusan disana harus selesai di hari Senin. Senin, sore kita terbang ke Osaka. Dilanjutkan Rabu pagi kita terbang ke London. Dan terakhir kita akan terbang ke Kanada di hari Jum'at siang," jelas Miu.
"Baiklah Nona," jawab Kai.
"Kakak, apa Kakak akan pergi lagi?" tanya Mia dengan wajah yang sedih.
Melihat itu, Miu pun harus menghelakan nafasnya. "Mia, Kakak rasa kau sudah dewasa sekarang. Jangan ikut campur urusan Kakak!" tegas Miu dengan sedikit membentak, yang membuat Mia menangis dan berlari menuju Kenzo dan Keyzia, yang sudah berada di depan pintu.
"Mia? Apa apa?" tanya Keyzia yang melihat anak keduanya menangis dipelukannya.
Mia tidak menjawab apa-apa, dia hanya terus menangis dengan sesegu.
KAMU SEDANG MEMBACA
PLUCKY [On-going]
Novela JuvenilMiu Rosevelt, seorang keturunan Rosevelt yang sangat penakut. Seluruh keluarganya memiliki keberanian, sedangkan dia adalah penakut. Diantara seluruh anggota keluarga Rosevelt dialah satu-satunya yang penakut. Tapi, semua itu berubah semenjak dia be...
![PLUCKY [On-going]](https://img.wattpad.com/cover/162330456-64-k505073.jpg)