بســـم الله الرحمن الرحيم
Jangan lupa ambil hikmah nya🌼***
Suara bel nyaring berbunyi, membuat seluruh siswa dan siswi yang tadi nya mengantuk menjadi segar kembali. Zahra dan Akilla menyusuri jalan di halaman sekolahnya, karena Ahqaf sudah menunggu. Walau sempat beradu mulut dengan Angel hanya karena Azka meminjam buku Zahra.
Flashback on.
Zahra menyodorkan bukunya, "nih Ka, besok kamu bawa ya. Soalnya aku mau buat tugas untuk minggu depan.."
Azka mengangguk lalu mengambil buku yang ada di tangan Zahra, "iya Ra.. Terima kasih insyaa allah besok aku kembaliin.."
Badan Zahra tiba-tiba terbentur dengan dinding di belakangnya membuat Akilla menggeram tidak suka sembari menatap tajam siapa yang membuat sahabatnya seperti itu.
"Azkaa!!! Lo kok minjam buku si cupu ini?! Kenapa gak sama aku? Liat, si cupu kan suka baca buku lagi. Sama gue aja deh.. Pasti catatan dia tuh panjang, menurut gue sih hal yang gak penting pun dicatat.."
Azka memutar bola matanya malas, "suka-suka gue mau pinjam sama siapa.. Lagi pula baguslah kalau catatannya panjang, banyak manfaatnya kalii.."
Angel yang mendengar itu berjalan mundur membuat Zahra semakin terhimpit antara dinding dan tubuh Angel. Akilla yang melihat itu dengan sigap menarik tubuh Zahra.
"Astaghfirullah Angel, kamu gak bisa sopan dikit ya?" Akilla menatap tajam Angel.
"Apaan sih lo? Gue mau nyamperin bebeb Azka."
Akilla menyibir, "dasar nenek lampir, lebay banget sih.."
"Sudah Kila, tidak apa."
Azka yang melihat itu berdecak marah, "lo apa-apaan sih Ngel. Berhenti manggil gue pakek embel-embel bab-beb-bab-beb lo itu. Gue udah cukup ya selama ini diam, lo mending gak usah ngurus hidup gue lagi. Dan jangan deket-deket gue, lo bukan mahram gue!"
Azka berjalan diikuti Geyrald dan David, Geyrald yang melihat perubahan wajah Angel hanya tersenyum mengejek diikuti tawa David. Feby yang melihat itu lantas menarik Angel, dirinya saja sudah sangat terkejut dengan ucapan Azka, apalagi Angel.
Flashback off.
Akilla melambaikan tangannya, "BANG AHQAF!!" jeritnya.
Semua orang yang berada di sekitarnya menoleh ke arah Zahra dan Akilla, Zahra hanya tersenyum tipis tidak enak.
"Akilla jangan teriak-teriak.." bisik Zahra.
Akilla tertawa kecil, "hehe, refleks.."
Akilla lalu duduk di bangku disamping Ahqaf, diikuti Zahra duduk di bangku belakang. Setelah merasa kedua gadis itu telah naik, Ahqaf mulai menjalankan mobilnya.
Zahra sedari tadi hanya fokus mengulang muroja'ah nya, dia tidak berniat memasuki percakapan antara kakak dan adik itu yang sedari tadi selalu saja tertawa. Entah pembahasan apa yang mereka bicarakan. Terlebih Zahra tidak ingin jantungan disini, karena jantungnya selalu berdetak lebih cepat saat dirinya berada di dekat Ahqaf.

KAMU SEDANG MEMBACA
Takes You To Jannah [HIATUS]
SpiritualJUDUL AWAL: "KUTIKUNG NAMAMU DI SEPERTIGA MALAMKU" بســــم الله الرحمن الرحيم Ujian hidup adalah hal yang harus dilalui oleh setiap makhlukNya. Allah swt memberi ujian hidup, karena Dia ingin mengetahui seberapa sabar dan kuat makhlukNya dalam mengh...