Rio dan Delon adalah teman sejawat. Mereka pernah bersama, bercerita dan memiliki hobi yang sama. Tapi mereka berbeda dan tak sama itu hal yang harus aku akui.
Setiap aku bangun dari tidurku, aku berharap menemukan atau mengalami mimpi indah. Semua terasa pahit, mencoba untuk menyadarkan diri, tapi hati ini masi lemah.
Kemana lagi aku harus menemukan mu ?
Untuk sekedar mengucapkan selamat tinggal, kenapa saat itu aku harus datang terlambat. Kenapa saat itu dirumahmu aku tak bisa menatap kamu untuk terakhir kalinya. Apa kamu tak ingin menyakitiku ? Tapi caramu salah Delon.
Bukan ini yang aku inginkan, aku menginginkan aku mengetahui semua penyakitmu dari awal itu sudah lebih dari cukup Delon.
Itu sudah lebih dari kata penyesalan saat ini. Kemana pikiranmu saat itu ?
Semua sudah kau atur dengan rapi, hingga aku benar benar tidak memahaminya.
Jika pertemuan memang ada , perpisahan hal yang tidak bisa dipungkiri. Itu aku paham tapi ini beda.
Rio tak bisa aku katakan sebagai penggati Delon. Itu tak mungkin, itu mustahil.
Walau aku tahu Rio menyimpan perasaan padaku, itu belum tepat untuk saat ini.
Sepi
Hampa
Sunyi
Sedih
Gelap
Benar
Atau
Salah
Tapi ..
Aku mencoba untuk bangkit dari mimpi ini
Tapi itu sulit
Saat aku bangun semua terputar kembali diingatanku. Tak bisa aku hapus satu persatu, semua masih terekam dengan jelas.
Ini ..
Namanya cinta ...
Yang diakhiri dengan air mata
Ini namanya kesetiaan ?
Yang harus berakhir dengan ketidaknyamanan ?
Ini yang namanya emosi ? Yang ingin mehakimi diri sendiri ?
Ini namanya takdir ? Yang dipisahkan dengan jalan itu.
Aku pun belum bisa untuk mengeja menjadi kalimat, menyatukan kata kata menjadi sebuah cerita.
Berbicara pun sulit, seperti semua sudah tak perlu lagi atau aku yg tak mampu untuk mengatakan sudah berakhir.
Delon...
Disini aku benar benar rindu saat pertama kali menatap wajahmu, saat pertama kali menjadi kekasihmu dan bagian dari cerita kehidupanmu.
Kini semua akan tergantikan, aku harus bangkit dan melupakanmu. Aku harus menyimpan semua kenangan ini, jika suatu saat nanti perlu aku ceritakan kembali. Terhenti untuk disini, beranjak untuk harapan yang baru. Tapi itu baru bait dari kata kata yang aku rangkai, belum dari tindakan yang akan ku lakukan Delon.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jarakku dan Kamu
Teen FictionKesabaran itu harus dipelajari, dinikmati, direnungakan dengan cermat, cerdas dan cekatan. Kata yang bermakna luas tanpa batas. Menunggu tanpa alur Tanpa kepastian Sama dengan tidur tanpa mimpi indah
