Chapter 2

1.3K 46 2
                                        


KENZIO POV

"Ck, ngerepotin banget sih" ucapnya saat depan pintu uks, lalu tanpa fikir panjang dia langsung menendang pintu UKS karna tangannya sedang menggendong adik kelasnya ini, lalu dari dari belakang muncullah seorang dokter khusus yang jaga ruang kesehatan ini.

"Eh, ada yang pingsan ternyata, ayok masuk" ajak sang dokter lalu membukakan pintu lalu masuk diikuti oleh kenzio sang pentolan sekolah.

"Cepat baringkan dia disini, ganti baju mu dulu yang penuh darah itu" ken pun menuruti sang dokter dengan lihai dokter itu langsung memeriksa keadaan gadis itu, dia keruang sebelah untuk membeli 2 baju, satu baju untuknya, dan satu baju lagi untuk gadis yang menyusahkannya itu, lalu setelah membayar, dia langsung masuk kekamar mandi yang sudah tersedia di dalam UKS dan mengganti bajunya.

"Permisi" ucap seseorang membuat semuanya menoleh ke arah pintu.

"Iya, silahkan masuk" ucap dokter tersebut mempersilahkan dirinya masuk.

"Dok, gimana keadaan teman saya?" Tanya bianca kepada sang dokter yang baru saja selesai memasangkan masker oksigen di mulut gadis itu.

"Hm, apa temen kalian mempunyai sakit asma yah?" Tanya sang dokter kepada bianca.

"Ah iya betul dok,memangnya kenapa ya dok?" Jawab bianca kepada sang dokter tersebut.

"Saya tidak tau ini benar atau tidak, lebih baik suruh dia untuk diperiksa lab di rumah sakit, karna kalau sudah berdarah seperti ini, itu asmanya sudah sangat parah sekali, dan bisa melibatkan kanker paru paru juga, bahkan kerusakan dari rongga rongga yang mengganggu jalannya pernapasan" ucap sang dokter seraya memberi tahu kepada bianca bahwa kondisi alena. Mendengar kabar itu Bianca dan stella pun langsung terkejut dan syock.

"A a ... aa..apa?" Semua syok,hanya satu saja yang berusaha terlihat biasa saja.

"Apa inhaler nya ada?" Tanya sang dokter.

"Ada dok, cuma tadi jatuh pas kak kenzio gendong dia" jawab stella kepada sang dokter.

"Itu harus diganti, dia tidak bisa memakai inhaler sembarangan, kalau jatuh walaupun baru sedetik langsung harus diganti, soalnya bahaya untuk dia, yang jelas inhaler nya harus benar benar higienis" terang sang dokter.

"Baik dok, kita sudah membeli yang baru kok, kebetulan inhalernya jatuh ke selokan tadi" terang bianca kepada dokter tersebut.

"Baguslah, kalau begitu saya tinggal sebentar karna ada keperluan yang mendadak dengan kepala sekolah" pamit dokter tersebut.

"Baiklah dok terimakasih" ucap stella dan juga bianca, dokter tersebut pun hanya tersenyum lalu pergi meninggalkan 4 remaja ini yang tiba tiba menjadi diam, kini posisi mereka sangat dekat dengan ranjang gadis yang sedang terbaring lemah di brankar UKS, kenzio hanya memperhatikan bianca yang sangat unik menurutnya, dia sedari tadi saling menyenggol lengan dengan temannya yang satu lagi adalah stella.

"Nng kkak kenzi" ucap bianca.

"Hm" balas kenzio dengan deheman.

"Hhmm, makasih yah udah mau nolongin alena,kalau ajahhh......" belum juga bianca menyelesaikan ucapanya, sudah terpotong oleh Kenzio.

"Kalian siapa?" Tanya kenzio, ucapan kenzio membuat bianca melongo, sedangkan stella yang berada di disamping nya gregetan melihat ulah bianca tersebut.

"Hehe oh iya kak, kenalin aku stella, dan yang tadi ngomong ke kakak itu namanya bianca, kami sahabatnya alena dari SMP" ucap stella seraya memperkenalkan dirinya kepada kenzio.

'Bianca? Unik juga' gumam nya dalam hati.

"Ngggghhh" lengguhan seseorang yang langsung membuat semua orang menoleh kearah sumber suara tersebut.

"Alena" keduanya pun langsung berlari menghampiri alena, sisi kiri ada bianca dan di sisi kanan ada stella tepat disebelah kenzio, alena melepaskan masker oksigen nya.

"Eh na, pelan pelan dong duduknya" dia dudul dengan dibantu oleh kedua sahabatnya.

"Gue dimaaaa...Eh?" Saat dia ingin bertanya terlihat seorang cowok dengan muka datar dan dingin, namun entah mengapa alena malah terpesona dengan sorot mata tajam cowok itu.

"Woyyy kenapa lo?" Ucap bianca.

"Waaaaaahhhh ganteeeenggg nyaa, kakak siapa?" Ucap alena seperti orang bego, bianca dan stella langsung menepuk jidat mereka, melihat kelakuan alena yang terlewat polos atau bego itu.

Hallo para readers😍Gimana sama part ini? Kurang memuaskan kah?maklum masih belajar hehe😂semoga kalian suka yah😘



Like and coment💋




Novarahma💕


See you next chapt💋




Revisi;[26/11/2018]

My Possesif Ketos ON-GOINGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang