Samatoki terbangun dari tidurnya dengan posisi duduk dan napasnya terengah, seakan baru saja mengikuti lomba lari. Manik ruby menatap sekelilingnya dengan pandangan awas.
Sudah lebih dari satu tahun, mimpi itu selalu menghantuinya. Mimpi akan masa lalunya itu sungguh menggangu sekali, rasa pening menyerang kepalanya.
"Niisama...? Kenapa?" Sosok adiknya itu sedang menyiapkan makan malam mereka berdua. Sedangkan Samatoki yang tertidur di sofa yang berfungsi sebagai pembatas ruang makan dan ruang santai.
Sekilas, Samatoki menatap adiknya lalu tersenyum lembut. Lalu mengalihkan pandangannya mencari ponselnya.
Kemudian mendial salah satu nomer anak buahnya.
"Kau sudah hubungin orang untuk memeriksa para bocah itu?" Tanyanya, langsung to the point.
"Bagus... Jangan lepaskan pandangan kalian!" Perintah Samatoki, walau umurnya masih anak-anak. Tapi ia sudah berhasil mengalah beberapa orang dengan benda yang berbentuk mic. Dan banyak orang dengan sukarela menjadi bawahannya, Samatoki sendiri tidak perduli. Asal ia mempunyai kekuatan untuk bertahan hidup dan melindungi apa yang menurutnya berharga.
.
"Niisama, makan malamnya sudah siap.." Samatoki segera menghampiri meja makan.
"Kau semakin hebat dalam memasak.." Pujinya dan segera makan hidangan yang sudah tersusun rapi.
"Hum.. Terima kasih."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
..
Tbc, genssss...
..
.
.
demo... Uso desu yo ^^ silakan lanjutkan membacanya UwU.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jakurai Jinguji. Kepala Dokter muda, di usianya 23 tahun sudah bisa membantu penelitian pemerintah. Sebuah prestasi yang begitu gemilang, tentu saja, banyak yang iri dengan kemampuannya.

KAMU SEDANG MEMBACA
[HIATUS] Hypnosis Microphone #AU [YAOI]
Fanfiction⛔DALAM PERBAIKAN ALUR JADI HIATUS DULU⛔