بسم الله الرحمن الرحيم
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, apa kabar semua? Semoga selalu dalam keadaan sehat yaa Aamiin. Pada bab Sharing yang ke-3 ini, Puteri mau membahas tentang Hijabin Hati.
***
"Percuma pakai hijab kalau hatinya aja busuk"
"Mending gak berhijab tapi akhlaknya baik"
"Nanti ah pakai hijabnya, nunggu baik"
"Hijabin hati dulu baru hijabin rambut"
Dan perkataan-perkataan lainnya, beberapa alasan klise yang tujuan sebenarnya masih enggan untuk memakai hijab.
Jika boleh jujur, Puteri pun pernah berkata seperti itu, berpikir pendek mengenai hijab, bahkan saat seorang teman mengingatkan Puteri pernah merasa bodo amat. Dan point' pentingnya, Puteri benar-benar menyesal pernah berkata dan berpikir seperti hal yang di atas.
Teman-teman tau kan bahwa Muslimah sejatinya wajib menggunakan hijab, ya mungkin tidak hanya Puteri yang sebelumnya tidak memakai hijab lalu terasa berat saat akan menggunakan hijab.
Dulu sekali, Puteri tidak pernah berpikir akan mengenakan hijab. Apalagi Puteri pribadi sangat menyukai seni tari yang mengharuskan Puteri tampil tanpa hijab. Itu dulu, sudah sangat lama dan ada sebuah kejadian yang menimpa keluarga Puteri hingga Puteri merasa cukup kagum dengan seseorang yang merupakan Malaikat dalam hidup Puteri. Alay sih, tapi semua orang pasti akan berkata demikian. 😃
Awalnya pun Puteri merasa sangat sulit untuk mengenakan hijab, yang Puteri pikirkan saat itu Mengenakan hijab merubah kita tanpa dosa. Iya tau, itu pemikiran yang salah dan Puteri akui itu. Tapi setelah Puteri coba pakai hijab, Puteri merasa cukup nyaman dan itu Puteri pakainya pun masih tutup-buka, sampai akhirnya temen Puteri nanya satu hal sama Puteri, saat kami ingin pergi main keluar. Tepatnya hari Sabtu, dan itu hari libur. Teman Puteri ini nyamper ke rumah, kebetulan Puteri udah siap tanpa menggunakan kerudung. Dan Puteri merasa tertampar dengan pernyataan dia.
P : Puteri
F : Fulanah teman Puteri
F : gak pake kerudung? Aku tungguin kok
P : kan gak sekolah
F : masa cuma sekolah doang pakainya
P : males gerah
F : aku gak disuruh masuk dulu gitu? Haus put
*Akhirnya Puteri nyuruh dia masuk dulu, btw itu dia ke rumah Puteri naik angkot dan harus jalan lagi.
P : nih minum dulu, yang lain nunggu dimana?
F : aku suruh kesini si A sama si B, pada bawa motor soalnya.
P : ohh
F : yeh bukannya langsung pake kerudung
P : gak mau ih males
F : kenapa sih? Kalau sekali pake ya pake terus jangan dilepas
P : aku mau hijabin hati dulu baru kepala
F : konyol ih! Mana ada. Hati itu dibuka bukan ditutup, emang kamu mau hati kamu ditutup Allah? Terus hatinya keras gak bisa ngerasain hidayah dari Allah? Mau?
P : -_- *cuma bisa diem
F : yang wajib ditutupin itu kepala bukan hati. Cepet sana!
Akhirnya Puteri nurut aja, tapi karena temen Puteri yang udah cerewet banget.
Hikmahnya adalah, se-gak siap bagaimanpun kita untuk memakai hijab. Jangan pernah mengatakan "nunggu baik" terus mau sampai kapan? Atau "hijabin hati dulu baru kepala" hei! Hati itu Allah ciptakan lembut dan terbuka, kitanya saja yang kurang peka. Hati bukan untuk ditutup! Kalau hati kita tertutup hati kita menjadi keras, sehingga nasihat baik, tidak pernah menyentuh hati sama sekali bahkan gak bisa ngerasain hidayah dari Allah.
Na'udzubillah!
Allah menyuruh kita wajib menggunakan hijab, bukan semata-mata sekedar menyuruh. Tapi karena Allah sayang sama kita, jangan takut gak cantik. Justru karena cantik kita harus tutupin kecantikan yang Allah kasih ke kita dan hanya yang berhak atau halal dapat melihat kecantikan kita. Allah itu gak mau kita seperti nangka terbuka yang mudah di lihat keindahan dalam buahnya, yang dengan mudah lalat hinggap di sana, tidak hanya satu bahkan lebih. Allah mau kita terjaga seperti intan di dalam karang, sulit didapatkan karena letaknya di dasar laut. Hanya yang beruntung yang bisa mendapatkannya. Allah mau kita terjaga, Allah mau mahkota kita terpelihara dengan hijab yang kita gunakan. Ya, Puteri tau kok awalnya ngerasa gerah, gak apa-apa lama-lama juga terbiasa. Setidaknya lebih baik kita kepanasan di dunia daripada di neraka? Na'udzubillah.
Yuk pakai hijabnya, jaga mahkota kita baik-baik. Jangan nunggu baik baru pakai hijab! Justru dengan kita melakukan suatu hal yang baik dengan menggunakan hijab kita pun akan terbawa baik.
Yang terpenting!
Hijab bukanlah pernyataan "aku sudah baik" atau "aku tanpa dosa". Tapi hijab adalah pernyataan sederhana "aku ingin taat" :)
Keep Hamasah semua, semoga bermanfaat!
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
🌸🌸🌸
Jangan sungkan untuk mengingatkan saya juga! Tapi gunakan kata yang baik ya :)
Jadikan Al-Qur'an sebagai bacaan Utama!
Purwakarta
Jum'at, 14 Desember 2018
❤️#authorARD
KAMU SEDANG MEMBACA
Pena Muslimah
SpiritualSebuah tulisan Reminder yang mengajak teman-teman untuk merasa termotivasi. Tulisan yang berupa kata-kata dan beberapa Ilmu yang In Sya Allah bermanfaat buat Temen-temen semua. Terutama para Muslimah.
