Di bagian ini ada flashbacknya. Jadi alur cerita nya nggak selamanya lurus, tp juga belok2 wkwk
Happy reading✨✨
Greyvanno yg sedari tadi tersenyum, memudarkan senyumannya dan berganti dgn tatapan datar dan sorot mata tajam ketika mendapati adiknya, Freyanna yg ditunggunya daritadi memasuki ruangan pribadinya.
Sebelumnya...
(Flashback On)
Freyanna yg tengah menikmati waktu bersantainya dgn Kyle, dikejutkan dgn kedatangan sang kakak di taman kastil. Semula ia tak tau jika Greyvanno ada disana. Karna ia sedang bermanja pada Kyle. Ia duduk di pangkuan Kyle dan Kyle melingkarkan tangannya di pinggang Freyanna hingga sebuah deheman menyadarkan keduanya.
kyle yg menyadari hal itu lgsg berdiri membuat Freyanna terjatuh dari pangkuannya, ia lalu membungkuk dan meberi salam "Salam hormat yang mulia Lord" Greyvanno lalu menatapnya datar dan mengalihkan pandangan menuju Freyanna. "Ada apa kak? Apa ada yg perlu kubantu?" tatapan datar nan dingin tajam menusuk spt biasanya menghiasi wajah Greyvanno lalu kemudian ia berjalan lurus melewati Freyanna.
"Temui aku diruanganku" Freyanna hanya mengangguk lalu ia mengikuti Greyvanno masuk kedalam kastil. Saat di pintu masuk para prajurit membungkukkan badan lalu tak lama kemudian pintu mulai terbuka perlahan.
Freyanna melangkahkan kakinya masuk menyusul sang kakak yg mendahuluinya. Berbeda dgn kakaknya yg melangkah menelusuri lorong2 gelap yg hanya diterangi oleh obor disamping kiri dan kanan, yg jalanannya didominasi dgn karpet berwarna merah.
Ia berhenti di depan pintu kamarnya. Pintu kamarnya yg berwarna coklat muda lumayan besar dan terdapat ukiran2 cantik di tepiannya membuat pintu itu semakin bagus.
Perlahan ia membuka pintu kamarnya yg lumayan besar itu lalu merebahkan diri sejenak di ranjang berukuran queen size miliknya. Sebenarnya apa yg ingin dikatakan kakaknya sehingga memanggilnya membuatnya penasaran.
Tak ingin membuat sang kakak marah karna terlalu lama menunggu, ia memanggil pelayannya Rexa Rexy yg merupakan kaum Elf itu.
"Rexa! Rexy! Kemarilah!" tak lama kemudian datanglah dua wanita berwajah cantik yg mengenakan pakaian khas pelayan.
"Ya putri, ada yg bisa kami bantu?"
"Siapkan air untukku berendam dan jgn lupakan aroma lavender kesukaanku"
"Baik putri, akan saya laksanakan"
Tak lama kemudian air rendamannya sudah siap, tak ingin berlama2 lagi, ia segera menceburkan diri kedalam bathtub nya.
15mnt kemudian...
"Sangat menyenangkan berendam spt ini, ah astaga aku lupa hari ini aku akan menemui kakakku pasti dia sudah menungguku. Aku harus bergegas sebelum dia marah" Freyanna pun segera menyelesaikan acara berendamnya lalu keluar hanya dgn menggunakan mantel mandi berwarna biru muda.
Segera ia memakai gaunnya yg berwarna merah maroon tanpa lengan yg sedikit mengekspos bagian punggungnya, sehingga terlihatlah punggung putih mulus miliknya. Ia membiarkan bibirnya yg berwarna merah cherry alami itu lalu menyisir rambutnya dan setelah dirasa sudah beres ia pun beranjak pergi dari kamarnya untuk menemui sang kakak diruangannya.
(Flashback Off)
Tak ingin membuang waktu Greyvanno menyuruh Freyanna duduk dikursi yg sudah tersedia.
"Duduk" Freyanna mengikuti kata2 kakaknya.
"Apa yg ingin kau katakan kak?" Freyanna sangat penasaran dan tak bisa menahan gejolak untuk bertanya. Tatapan datar dingin nan kejam dgn sorot mata tajam itu hanya duduk menghadapnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
The King Demon's Mate ~Greyvanno_Drysia ~
FantasyGreyvanno Audryn Billgates, seorang pemuda tampan yg sejatinya dia adalah seorang raja demon dr segala raja yg memerintah di Negeri bernama Fouraqie Fantasia yg terkenal dgn kepribadiannya yg cuek, dingin, kejam, dan menakutkan. Ia begitu ditakuti o...
