Miss her Family

3.8K 202 0
                                        

Hey lagii:)) jumpa lagi sama aku:v maap kalo ceritanya jelek, maklmum lagi belajar.. Let's read:"

Sekejap, mereka telah sampai didepan kastil milik Greyvanno. Drysia berdecak kagum dan mata biru langitnya tak henti" menatap kesekelilingnya, menatap keindahan yg selama ini tak pernah dilihatnya.

Tapi seketika ia teringat pada keluarganya, "sedang apa ya mereka? Apa aku benar² hilang dr ingatan mereka?" pikirnya.

Greyvanno yg melihat gadisnya melamun, lalu menghampirinya dan muncullah ide untuk mengagetkan Drysia.

"Dorrr..."

"Oh astagaa.. Kau ini sepertinya hobi sekali mengagetkanku ya?" Drysia menatap sebal kearah Greyvanno.

"Hahaha.. Maafkan aku kalau begitu my angel" ucapnya.

"Tauah, aku sebal denganmu Van"

Tiba² Drysia ingat bahwa ia merindukan keluarganya di bumi. Walaupun ia sudah dilupakan, tapi tetap saja ia merindukan mereka.

"Van, bolehkah aku meminta sesuatu darimu?" tanya Drysia

"Tentu saja sayang, mintalah aku akan memberikannya untukmu" ucap Greyvanno disertai dgn senyuman manisnya.

"Ehm.. Aku ingin melihat keadaan keluargaku di bumi. Aku sangat merindukan mereka. Apakah bisa?"

"Tentu saja bisa, ayo ikut aku" ucapnya lalu menggenggam tangan Drysia dan mengajaknya masuk ke kastilnya. Mereka berdua lalu masuk saat para prajurit membuka pintu utama.

Saat sudah masuk kedalam, banyak pintu² bercorak indah yg dilihatnya, juga banyak patung² yg menghiasi sudut ruangan dan tak lupa red carpet yg digelar di lantai.

Mereka berdua berjalan menuju ruangan bernuansa merah darah. Disetiap sudut terdapat obor yg menerangi lorong sebab cahaya matahari tak dapat menembus ke lorong tsb.

"Mengapa jauh sekali sih, huh?"

"Kakiku pegal"

"Kapan sampai?"

Dan masih banyak ocehan² Drysia yg membuat Greyvanno harus menutup telinganya.

"Berapa jauh lag- aduhh, kau ini kenapa sih, van? Kenapa berhenti tiba² spt ini? Apa kita sudah sampai?" deretan pertanyaan langsung menyerbu Greyvanno saat tiba² ia menghentikan langkahnya yg menimbulkan ocehan keluar dr bibir gadis itu.

"Ya kita sudah sampai my angel" Greyvanno membuka pintu berwarna coklat tua itu.

"Ini tempat apa?" tanya Drysia

"Ini ruangan khusus untuk peramal istana. Itu dia, Bryna kemarilah" segumpal asap tebal berwarna abu² mengelilingi mereka dan muncullah seorang gadis cantik berambut coklat terang menggunakan jubah hitam.

"Kau sudah menemukannya ternyata" ujar Bryna sambil menatap Drysia.

"Ya spt yg kau lihat, Bryna bisakah kau memperlihatkan pd Drysia kehidupan keluarganya di bumi? Dia merindukan mereka" ucapnya yg diangguki oleh Bryna.

Bryna merapal mantra lalu muncullah layar spt monitor yg memperlihatkan keluarganya. Ada Ayah Bunda Kakak serta Adiknya sedang makan bersama.

Tanpa sadar airmata Drysia jatuh. Gadis itu menangis.

"Hei, sudahlah tak apa. Mereka bahagia bukan? Dan kau akan bahagia bersamaku" ucap Greyvanno.

Triinngggg

Monitor tsb hilang lalu Bryna pamit undur diri. Masih banyak pekerjaan katanya.

Setelah kepergia Bryna, Greyvanno dan Drysia juga keluar dari ruangan tsb. Mereka berjalan keluar menuju taman kastil lewat pintu rahasia yg langsung menuju ke luar kastil, tepatnya di taman dekat danau. Drysia sangat antusias saat melihat keindahan taman milik kekasihnya itu.

"Van, apakah kau punya saudara?" tanya Drysia saat sudah tiba di tepi danau.

"Ya, aku punya seorang adik perempuan. Namanya Freyanna" ucapnya lalu menarik gadisnya untuk duduk dgnnya di tepi danau.

"Apakah aku bisa bertemu dgnnya?" tanya Drysia lagi dan dijawab anggukan oleh Greyvanno.

"tentu. Dia sedang ada di tempat bkekasihnya sekarang, mungki8n nanti sore dia akan pulang dan akan kuperkenalkan dia padamu"

Drysia mengangguk senang. Ia sangat senang kala tau bahwa Greyvanno punya seorang adik perempuan. Senyuman terbit di bibir seorang Greyvanno. Dan ya, hanya dari hal2 kecil dan sederhana asalkan berasal dari Drysia, pasti membuat dirinya senang.

Seseorang yg tak sengaja lewat didepan pintu ruangan tsb. mengucap terimakasih dalam hatinya, karna sang Lord yg terkenal kejam, dingin, cuek, dan begitu ditakuti oleh semua makhluk di negerinya yg seumur hidupnya tak pernah tersenyum barang sedetikpun, kini dgn mudahnya tersenyum bahagia karena seorang fana yaitu Drysia. 

Seseorang tsb buru2 melesat pergi saat kehadirannya diketahui oleh sang Lord. Orang itu adalah Max. Max yg tadinya ingin menemui Bryna utk meminta ramuan utk menyembuhkan Trixy, kekasihnya yg terkena racun duri mawar hitam, menghentikan langkahnya. Dan ia begitu terkejut saat mengetahui siapa yg ada di dalam ruangan Bryna.


Hallo ketemu aku lg, kuharap kalian suka ya sama ceritaku. ohya, jgn jd siders, vote+coment kalian akan jd motivasi buat aku ngelanjutin ceritaku. Salam sayang dr Max:*

The King Demon's Mate ~Greyvanno_Drysia ~Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang