PART 10

16.5K 1.1K 190
                                        

TYPO DIMANA-MANA !!

EYD MASIH BERANTAKAN !!

KURANG BAEK APA COBA AKIKAH UPDATE LAGI KARENA SANGAD MOOD ABIS BACA KOMENTAR KALIANS?😭😘😘😘 sukak bat deh😘😘

Part 9 emosional banget ya? Aku malah ngerasa kurang gregeth hmm tapi ya sudahlah aku cukup seneng sama respon kalians wkwk

Yuks 200 VOTE 70+ KOMENTAR

HAPPY READING🐼

"Se.. Sena?" panggil Damian dengan suara bergetar. Sena masih memegangi perutnya yang semakin terasa nyeri.

"Sena, kau berdarah.." lirih Damian. Otak pria itu langsung blank melihat banyak darah yang keluar dari sela-sela paha Sena.

"Tolong.. Sakit.." lirih Sena, Damian langsung mengangkat Sena ala bridal dan langsung berlari keluar Villa. Darah terus keluar dari selakangan Sena dan mengenai kemeja Damian, namun Damian tidak memperdulikannya.

Damian membuka pintu, salah satu pengawal yang melihat Sena berlumuran darah apalagi darah tersebut keluar dari selakangan langsung terkejut.

"Tuan, nona Sena mengalami pendarahan!" pekik salah satu pengawal.

"Kita harus segera membawanya kerumah sakit terdekat!" lanjutnya. Damian hanya mengangguk dan memasuki kursi penumpang, pengawal tersebut mengambil kursi kemudi. Dan beberapa pengawal yang lain segera mengikuti, namun salah satu pengawal memberi pesan pada seseorang tentang situasi yang terjadi.

📓📓

Wajah Damian semakin pucat ketika melihat wajah Sena yang sudah sangat pucat pasi ditambah darah perempuan itu belum berhenti.

"BISAKAH KAU CEPAT ?!" teriak Damian. Pria itu mengangguk dan menambah kecepatan mobil. Hingga pada akhirnya mereka sampai di rumah sakit terdekat. Damian langsung membuka pintu dan berlari dan berteriak seperti orang gila.

"KUMOHON! TOLONG DIA! DIA BERDARAH!" teriak Damian. Beberapa perawat langsung menghampiri Damian sambil membawa ranjang dorong dan Damian menaruhnya pelan.

Dengan sigap para perawat tersebut membawa Sena ke ICU karena keadaan Sena yang sudah sangat lemah dan darah masih mengalir terus menerus belum lagi terdapat luka dibeberapa tubuh Sena, seorang perawat yang sudah berumur menatap Damian sengit. Ia sudah bisa membaca apa yang terjadi.

Para pengawal mengikuti Damian dari belakang, saat Sena memasuki ICU perawat melarangnya namun Damian malah mengamuk hingga para pengawal menahan tubuh Damian agar Sena segera mendapat pertolongan.

⚠⚠⚠

"Pasien pengalami pendaharan, dokter!" ucap seorang perawat. Sena yang masih diambang batas kesadaran masih bisa mendengar ucapan orang-orang disekelilingnya.

"Bagaimana dengan janinnya? Apa masih bisa bertahan?" tanya dokter pada sang perawat. Janin? Aku hamil? Batin Sena.

"Janinnya sudah jatuh, dokter." lirih sang perawat. Dokter mengangguk.

"Kita harus segera melakukan kuret." putus sang dokter. Seketika tangis Sena pecah. Ia mengalami keguguran dan parahnya, ayah dari janinnya lah yang membunuhnya dengan keji.

"Nona, kami ikut berduka. Namun Tuhan lebih menyayanginya." ucap sang perawat berumur tadi mencoba memberi Sena ketenangan.

"Aku bahkan belum mengetahuinya." lirih Sena. Perawat tersebut mengangguk prihatin.

Psychopath Revenge (TERSEDIA DI PLAYBOOK)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang