BONUS CHAPTER

7K 978 179
                                        

"Haruuu~ banguuuun!" Jeongwoo goyang-goyangin tubuh Haruto yang berbaring disampingnya

"Hnggghh" Haruto gamau bangun. Dia malah narik tangan Jeongwoo buat meluk dia

"Ih! Lo ga sekolah?" Jeongwoo malah membenamkan wajahnya didada Haruto

"Bentar" Haruto ngomong tapi matanya masih merem

"Nanti lo kesiangan! Ayo bangun!" Jeongwoo mencoba melepaskan pelukkannya dari Haruto, tapi nihil. Haruto malah memeluknya erat

"Gini dulu bentar. Nanti kan disekolah gue ga ketemu lo" Haruto malah kecupin pucuk kepala Jeongwoo

"Bau ih jangan cium-cium!" Jeongwoo dorong wajah Haruto pake tangan kanannya

Haruto akhirnya bangun terus duduk. Jeongwoo juga ikut duduk

Haruto senyum ganteng ke Jeongwoo terus dia rapihin tataan rambut Jeongwoo yang berantakan, khas seperti orang bangun tidur

"Selamat pagi~" dia kecup ujung hidung Jeongwoo

"Telat ngucapinnya!" Jeongwoo ngerajuk

"Ututututu manisnyaa~" Haruto malah cubit gemas kedua pipi Jeongwoo

"Lwepas! Mwandi swna!" Jeongwoo mencoba ngelepasin tangan Haruto yang ada dipipinya

"Gemesss gemess gemeess" Haruto malah nguyel-nguyel pipi Jeongwoo

"Lwepaaass"

Haruto ngelepasin tanganya dari pipi Jeongwoo terus dia ketawa

"Gue mandi dulu ya. Mau mandi bareng ga?" Haruto naik-turinin kedua alisnya. Hobby banget dia tuh ngegodain Jeongwoo

"Ogah"

"Yaudah gue mandi duluan" terakhir, dia sempet kecup bibir Jeongwoo sekilas terus dia langsung lari ke kamar mandi

"HARUTOO SIALAN!" Maki Jeongwoo, padahal mah dia udah blushing

_________

Yoonbin pagi ini kelihatan lebih cerah. Dari tadi dia jalan ke meja makan sambil senyum-senyum mainin hpnya

"Selamat pagi semuaa" Yoonbin nyapa keluarganya pake senyuman gantengnya. Tumben banget, biasanya ga gini

"Selamat pagi Jeongwoo manis" baru aja Yoonbin mau ngusak rambut Jeongwoo, tapi tanganya keburu ditepis sama Haruto

"Gausah.sentuh.milik.gue" ucap Haruto penuh penekanan

Yoonbin malah terkekeh "tenang bro. Gue udah punya penggantinya" terus dia ngewink ke Haruto

"Najis bang" Haruto merotasikan bola matanya malas

"Udah-udah sarapan dulu. Ributnya nanti lagi" si mama menenangkan suasana

Papanya kemana? Udah berangkat dari subuh tadi. Mau ngurus perusahaannya yang ada di luar kota

________

"Gue berangkat dulu ya. Jangan kangen, ok?" Haruto ngusak kepala Jeongwoo

Jeongwoo cemberut

"Kenapa hm?" Haruto nangkup wajah Jeongwoo

Jeongwoonya malah peluk Haruto "disekolah lo pasti banyak yang sempurna yaa?" Jeongwoo dongak, dia natap Haruto pake wajah sedihnya

"Ga ada yang sempurna di dunia ini Woo" Haruto noel ujung hidung Jeongwoo

Jeongwoo makin cemberut

"Kenapa sih hm?" Haruto malah eratin pelukannya. Halo Haruto? Lo gatakut telat berangkat sekolah? :)

"Orang-orangnya pasti banyak yang cantik-cantik yaa? Terus pasti ga cacat kayak gue?" Jeongwoo malah menenggelamkan wajahnya didada Haruto

"Gue ga butuh yang cantik, gue juga ga butuh yang sempurna kayak yang lo maksud. Punya lo aja udah cukup" Haruto ngelepas pelukkannya terus dia cium kening Jeongwoo

Jeongwoo senyum senang terus dia sedikit berjinjit buat kecup ujung hidung Haruto

"Sayang Haru~ hehe"

Haruto makin gemas. Dia jadi peluk Jeongwoo lagi terus dia goyang-goyangin ke kiri-kanan

"Aduh, jangan bikin gue berniat buat bolos sekolah deh Woo" Haruto ciumin pucuk kepala Jeongwoo

"Udah sana ih berangkat!" Jeongwoo dorong tubuh Haruto pake tangan kanannya

"Bakalan kangen deh gue selama disekolah ga ketemu lo" Haruto wajahnya disedih-sedihin

"Najis ih!" Jeongwoo dorong wajah Haruto

Haruto terkekeh terus dia ngusak rambut Jeongwoo

"Gue berangkat yaa"

"Iya. Hati-hati!" Jeongwoo senyum sambil dadah-dadah

__________

"Junghwan ih! Yang bener dong pegangnya"

"Haduh bukan gitu! Jangan pegang ekornya! Nanti lo dica-"

"Raaawwrr"

"-kar"

Iya. Jadi Junghwan pagi-pagi udah ada dirumah Inhong
Kebetulan ada Junghwan, sekalian aja Inhong minta bantuin mandiin kucingnya si Moggi. Inhong ga sekolah? Sekolah kok, cuma hari ini katanya dia malas. Huh dasar anak kecil

"Moggi nakal! Biarin aja situ gue tinggal, mandi sendiri lo!" Inhong malah misuh-misuh

"Yuk sini gue obatin" Inhong narik pergelangan tangan Junghwan

Junghwan nurut aja jalan dibelakangnya

Mereka sekarang ada diruang tengah. Junghwan duduk di sofa, sementara Inhong lagi ambil kotak p3k

Ga lama Inhong dateng sambil bawa kotak p3knya

"Awhh pelan-pelan anjir" misuh Junghwan

"Cemen banget jadi cowok, baru juga dicakar kucing" Inhong dengan teliti terus ngebersihin luka bekas cakaran kucingnya

"Ini sakit banget anj-"

"Sssttt Junghwan ganteng-ganteng mulutnya kasar yaa. Mau gue sumpel pake kapas ini?" Inhong nyodorin kapas yang tadi dia pake buat bersihin noda darah di tangan Junghwan ke mulut Junghwan

"Cium aja, gimana?" Junghwan senyum sambil naik-turunin kedua alisnya

"A-apaansih! Lo perban nih sendiri!" Inhong ngasih perban ke Junghwan terus dia lari ke dapur. Gatau mau ngapain

"Gemes banget bangsat" Junghwan malah senyum merhatiin Inhong















Bonus chapter end HAHA

BAHAGIA;HAJEONGWOO [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang