1.Reona Anetta Xaviera

54 6 3
                                    

"Gue bukan dingin, tapi gue males ngomongin hal yang menurut gue gak penting". -Reona-

Happy Reading guys! 💕

Matahari yang sangat cerah pagi ini seakan tersenyum menyapa Bumi. Sinar yang tembus melalui kamar seorang gadis, membuat gadis itu berdecak dan sedikit merenggangkan otot lalu kembali masuk kedalam selimut sambil melanjutkan tidur nyenyak nya. Tak lama setelah ia lanjut tertidur,terdengar suara ketukan pintu dan seruan suara seorang wanita dibalik pintu yang menyerukan nama gadis didalam lipatan selimut itu.
"Reona sayang... "

Yup! Reona namanya. Seorang Gadis cantik, Berambut lurus yang sedikit bergelombang,memiliki hidung mungil yang mancung dan memiliki warna Bola mata biru pucat. Ia termasuk gadis cuek, moody,dan sedikit tomboy.nilai plus nyaa, Reona jago Taekwondo dan ia sangat amat mencintai Basket.

Gadis itu pun bergeliat malas dan segera membuka selimutnya saat Mamanya yang awet muda itu masuk kedalam kamar dan duduk di tempat tidurnya.
Mamanya mengelus rambut Reona

"Sayang, bangun nak.. Udah pagi lho, ini kan hari senin. Kamu kan sudah kelas sebelas, yang rajin dong..  Masa cewek males. " ucap Renatta-Mama Reona

"Iya ma..  Ini udah bangun." Ucap Reona yang segera beranjak dari Tempat tidurnya dan segera mengambil baju didalam lemari dan berlalu kedalam kamar mandi. Mama Reona yang melihat itu pun hanya tersenyum dan beranjak ke bawah untuk menata sarapan.

🌻🌻🌻

Reona turun dari tangga dan menuju meja makan dengan malas-malasan. Disana kedua orang tuanya dan abangnya sudah berkumpul semua.
"lu ngapain aja dikamar? Lama amat. " tanya Revano,Abang Reona yang tampan itu.

"Ya tidurlah! "jawab Reona dengan cuek dan melanjutkan sarapan dengan tenang.

"Buset dah, jutek amat lo. Pagi-pagi dah sensi ae dih"

"Suka-suka gue! "jawab Reona dengan jutek.

"Udah-udah, Makan aja dulu.jangan ribut mulu kalian. " ucap Xavier, papa mereka dengan sikap tenangnya.

Setelah menghabiskan makanan dan meminum segelas susu yang telah disiapkan oleh mama, Reona dan Revan beranjak dari duduknya dan pamit kepada orang tuanya.
"Yaudah kalian cepet berangkat gih, oh ya. Jangan macem-macem ya kamu Revan!, anter adiknya sampai selamat ke sekolah. " ucap Renatta sambil menunjuk Revan.

"iye-iye mom, ga cayaan banget ama repan" ucap Revan. Dan Reona yang hanya memutar bola mata nya malas.

Setlah berpamitan dengan kedua orang tuanya, Reona dan Revan pun berjalan keluar menghampiri mobil hitam pajero sport milik Revan dan menaikinya.

🌻🌻🌻

Saat mereka berada didalam mobil, Revan yang merasa risih karena sangat sunyi pun mengeluarkan suara.
"Dek, kok lu diem mulu sih? Gak bosen apa idup lo? Kayak gw kek gitu, berwarna! " sewot Revan sambil menyetir.

"Halah! Idup lo aja bisanya cuma tebar pesona doang,tapi anti kalo ama cewe" -Reona tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke arah Revan, lalu berkata,

"jangan-jangan.... Lo.... HOMO?! " ucap Reona sambil menunjuk Revan dengan jari telunjuknya.

Revano yang tidak terima pun menepis tangan Reona sambil melotot kepada adiknya

VAREONATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang