Sasuke merasa heran karena Hinata tidak berbicara gagap atau mungkin cuma perasaannya saja,dengan cepat dia mengenyahkan pemikirannya itu
"Maaf Hinata aku tidak bisa berbicara ditelpon"bantahnya
"A..apakah s..se...penting i..itu Sasuke-kun " nah kan gagapnya ada lagi,jadi yang tadi itu mungkin hanya perasaannya saja atau telinganya yang sedikit bermasalah ah sudahlah fikirnya
"Iya Hinata jadi aku akan menjemputmu sekarang,Oh ya sekarang kau dimana,tadi aku keapartemenmu tapi kamu nya tidak ada" tanya Sasuke panjang lebar
"Ak..ku se..sedang di taman,a..aah ya di taman Konoha" dusta Hinata
"Baiklah sekarang aku akan segera kesana dah Hinata " pamit Sasuke
"Sa..sasu...tut tut tut" belum juga Hinata mengakhiri ucapannya tapi Sasuke sudah mengakhiri sambungannya
"Ah sial dia sudah mengakhiri sambungannya dasar Sasuke sialan"rutuknya kesal karena Sasuke mengakhiri sambungan telponnya dan dia masih berada di apartemen Neji,untung dari sini taman konoha dekat, jadi dia akan lebih cepat sampai dibandingkan dengan Sasuke
"Hime mana makananku" tanya Neji tiba tiba dan itu mengagetkan Hinata
"Sadako" teriak Hinata keceplosan
"Apa kau bilang Sadako,hey aku ini sangat tampan,kenapa kau menyamakanku dengan hantu sadako" tanya Neji kesal
"Habisnya Nisan datang dengan tiba tiba aku kan terkejut"
"Sudahlah mana makananku"
"Cih kau ini bodoh atau apa sih Nisan,tentu saja makanan mu ada di meja makan"
"Oh iya aku lupa dan hey jangan mengatai ku bodoh"ujar Neji semakin kesal
"Hn" balas Hinata
"Hin..." baru juga mau ngomong eh ucapannya langsung dipotong oleh Hinata
"Sudah ya Nisan aku mau keluar dulu"
"Keluar kemana" tanya Neji penasaran
"Ke taman Konoha "
"Ngapain" tanya Neji mulai kepo
"Nyari angin,ish Nisan jangan banyak tanya,sana makan, nanti keburu dimakan sama tikus baru tau rasa"
"Ah iya aku lupa" Neji langsung pergi kedapur dan entah kenapa dia memiliki firasat buruk,tapi yasudahlah mungkin itu perasaannya saja
Sedangkan Hinata setelah dari dapur dia langsung masuk kekamar Neji
"Nisan aku pinjem ini ya"bisik nya pelan
setelah menemukan apa yang dia mau,dia langsung pergi meninggalkan kamar Neji, tapi jangan lupa dia sudah mengganti pakaiannya yang tadinya memperlihatkan bagaimana indahnya tubuh yang dimilikinya,tapi sekarang dia harus memakai baju kedodorannya kembali
Dia menutup pintu apartemen kakaknya dan berjalan menuju pintu lif yang ada di ujung lorong apartemen itu,setelah masuk kedalam lif dia menekan tombol untuk menutup pintu lif,dan menekan tombol untuk membawanya pergi kelatai bawah
Saat dilantai bawah dia langsung pergi menuju mobil kakak nya yang sudah terparkir apik di parkiran,dan dia memasuki mobil itu dan langsung tancap gas dan membawanya pergi menuju taman Konoha
.
.
.
.
.
.
Hinata sudah sampai di taman Konoha dan perkiraan dia benar bahwa dia sampai duluan di taman itu,tak lama kemudian Sasuke datang
"Hinata"
suara berinton milik Sasuke mengalihkan atensi Hinata yang tadinya sedang melihat lihat taman Konoha
"Sa..sasuke-kun" jawabnya tergagap dengan pipi yang merona
"Bagaimana kalau kita jalan jalan dulu " tanya Sasuke sedangkan Hinata hanya mengangguk mengiyakan ajakan Sasuke
Dan mereka berjalan menelusuri taman Konoha dengan di temani oleh keheningan,tidak ada yang mau memecah keheningan itu,sehingga Sasuke memecahkan keheningan terlebih dahulu
"Hinata"
"Hmm"
Jawab Hinata sambil berjalan,sedangkan Sasuke langsung menghentikan langkahnya,dan Hinata yang melihat Sasuke berhenti,dia juga ikut berhenti
"A..aku ingin"Sasuke tergagap karena dia merasa gugup dan menjeda omongannya sebentar dan melanjutkan kembali perkataannya
"Kita putus "
"Sudah kuduga dia ingin meminta putus dariku,apalagi setelah aku mendapat penolakan dari kedua orangtuanya karena aku gadis miskin"batinnya
"Putus ya,Baiklah jika itu keputusanmu ,untuk apa kau memperjuangkan cinta yang tak berguna " balas Hinata
Sasuke sangat terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Hinata,dia tak mengira kalau Hinata akan berbicara seperti ini,bahkan Hinata tidak berbicara dengan tergagap
"Lagipula aku hanyalah gadis miskin dan mana sudi ibu mu menerima gadis miskin sepertiku bukan"sambung Hinata
"Apa maksud dari perkataanmu Hinata " tanya Sasuke bingung
Hinata yang melihat raut bingung Sasuke hanya mendengus sebal
"Apa kau tau ibu mu hanya ingin memiliki menantu kaya raya contohnya seperti Sakura, bukan orang yang miskin sepertiku"
Plaaaak
Suara tamparan itu memeukakan telinga,Hinata melotot tak percaya bahwa kekasihnya ralat bukan Kakasih tetapi mantan kekasihnya menampar wajahnya,bahkan Sasuke adalah orang pertama yang berani menamparnya
Sasuke,dia juga merasa terkejut dengan tindakannya,tapi dia tidak pernah suka kalau orang lain menghina ibunya bahkan Hinata sekalipun,rahangnya mengeras tatapannya tajam dan mengintimidasi
"Kau,berani sekali menamparku bahkan ayahku belum pernah sekalipun menamparku" Hinata mulai tersulut emosi dan dia keluar dari kepura puraannya
Persetan dengan penyamarannya,sekarang harga dirinya sedang dipertaruhkan
"Aku membencimu Sasuke " sambung Hinata dingin bahkan lebih mengintimidasi dan setelah mengatakan hal itu terhadap Sasuke Hinata langsung pergi meninggalkan taman Konoha
.
.
.
.
.
Yo mari yo merapat baca cerita ku, jangan lupa baca juga cerita aku yang lainnya ya teman temanku 😄
Nah kan emosi gue padahal ini cerita buatan ku sendiri hihi 😁😆😆
KAMU SEDANG MEMBACA
01. ME S1 Complite (✅)
FanfictionNaruto milik masashi kishimoto Aku hanya meminjam nama nama dari anime Kata kata tidak baku Kenapa jadi seperti ini padahal aku sangat mencintaimu ,tapi kenapa kau menoreh luka apa karena aku gadis miskin atau apa Ternyata kau sama saja dengan yang...
