Mina menyalakan televisi.
Ia duduk di ruang tamu dan membawa snack untuk menemani larut malamnya.
Ia belum mengantuk.
Ia menonton televisi sambil mengecek ponselnya.
Ia membaca lagi pesan dari Oppa-nya kemarin.Mina kembali teringat kejadian dua tahun silam.
Kejadian yg membuatnya berada ditempatnya saat ini.
Kejadian yg merubah seluruh kehidupan dan masa depannya.Saat itu, Mina tengah sibuk menyiapkan diri untuk Olimpiade Olahraga Tahunan yg akan diselenggarakan di Pyongchang.
Ia mewakili universitasnya untuk cabang olahraga rhytm gimnastic.Saat itu, Mina memiliki seorang kekasih bernama Jinyeong.
Mereka berada di satu universitas yg sama.
Jinyeong mewakili cabang olahraga renang.
Hubungannya dengan Mina baru saja membaik setelah sebelumnya Jinyeong sempat menghilang tanpa kabar.Disana jugalah Mina pertama kali berurusan dengan Tyuzu.
Ia adalah mahasiswi dari China yg belajar di salah satu universitas di Korea.
Ia mewakili cabang olahraga panahan.Meskipun Mina dan Tyuzu berada di satu pusat pelatihan, mereka tidak pernah bertemu.
Sampai suatu ketika, saat Mina menghampiri Jinyeong untuk mengajaknya pulang bersama di akhir acara perlombaan itu, disitulah mereka bertemu.Mina melihat Jinyeong menggandeng tangan Tyuzu.
Jinyeong menyadari kehadiran Mina, tetapi ia tidak melepaskan genggamannya dari Tyuzu.
Tyuzu menatap sinis pada Mina.Mina merasa kesal, lagi-lagi Jinyeong bersikap menyebalkan.
Kali ini bukan menghilang tanpa kabar, melainkan bermain api dihadapannya.
Karena merasa dipermainkan, Mina langsung menghampiri mereka."No jigeum mwo haneun goya?" tanya Mina
"Jigeum?" ucap Jinyeong dengan wajahnya yg meremehkan Mina
"Sekarang aku sedang bersama kekasihku, apa kau tidak melihatnya?" Jinyeong merangkul pinggang Tyuzu
Mina menyaksikan hal tersebut, amarahnya tersulut.
"Nan jigeum jangnan anigodeun!" Mina sedikit meninggikan suaranya
"Siapa dia? Oppa mengenalnya?" tanya Tyuzu pada Jinyeong
Jinyeong menggeleng
"Yaaa! Park Jinyeong!!" sentak Mina yg sudah tidak bisa menahan emosinya
Tyuzu melangkahkan kakinya ke hadapan Mina.
Ia menatap Mina dengan pandangan meremehkan."Beraninya wanita sepertimu membentak Oppa!" tegur Tzuyu dengan wajah lugunya
"Niga mwonde?" tanya Mina
"Mengapa kau merebut Oppa dariku?" bentak Mina
"Merebut?" Tyuzu bercanda dengan kalimat Mina
"Oppa, wanita ini mengatakan aku telah merebutmu.. Memangnya siapa dia?" Tyuzu merengek manja pada Jinyeong
"Aku tidak mengenalnya sayang" jawab Jinyeong dengan mulut manisnya
Mina geram mendengar kalimat Jinyeong barusan, hatinya sakit karena dipermainkan oleh orang yg selama ini berstatus sebagai pacarnya.
"Oppa bahkan tidak mengenalmu.." Tyuzu kembali menyerang Mina
"Lalu untuk apa kau disini? Sebaiknya kau pergi saja" tambah Tyuzu
Jinyeong tersenyum melihat Tyuzu yg tengah menjatuhkan harga diri Mina.
Mina tak habis fikir.
Kenyataan apa yg sedang dihadapinya?
Bisa-bisanya Jinyeong bermain api dan mencampakkannya seperti ini.
Bagaimana bisa ia menyukai pria pengecut macam Jinyeong?
Bagaimana bisa ia tidak tahu kalau Jinyeong sebrengsek itu?

KAMU SEDANG MEMBACA
Another Side
Fiksi PenggemarMina bersembunyi dan menutupi kebenaran tentang dirinya. Pilihan berat itu ia jalani agar keluarganya tetap bahagia. Tetapi, siapa sangka ada kebohongan dibalik cerita yg disuguhkan padanya. Penyesalan berat mendatanginya dan membuatnya emosi. Ia in...