Hinata dan ino sedang memetik metik bunga di depan kelasnya, meskipun sudah di larang keras oleh Buk guru Sakura.
"Hinata mau beli bungaku?" Tanya Ino
"Halganya belapa?" Tanya Hinata
"Halganya cibu [baca : seribu]"
Hinata mengangguk sambil memetik daun bunga yang ada di depannya dan memberikan kepada Ino
"Makasiiih" ucap Ino sambil menukar bunganya dengan daun milik Hinata
"Ino-chan mau beli bunga Hina?"
"Halganya belapa?"
"Lima latus" jawab Hinata
"Waaah.. punya Hinata mahal yaa"
"Iya dong, kan punya Hina bagus" ucap Hinata bangga.
Padahal kedua bocah tengik bau ompol ini mengambil bunga dari pohon yang sama dengan warna bentuk dan ukuran yang sama juga. dasar vocah!
Akhirnya transaksi penukaran daun dan bunga pun di lakukan keduanya.
Hingga Sasuke datang bersama Naruto"Kalian main apa?" Tanya Sasuke
"Main jual jualan, Sasu mau ikut juga?" Tanya Hinata
"Mau mau!!" Ucap Sasuke girang
"Nalu ndak di ajak?" Tanya Naruto sedih.
"Nalu sama Sasu yang beli, Hinata sama Ino yang jual ya?" Ucap Ino yang di setujui ketiganya.
Akhirnya drama pun di mulai.
"Mbaak...Mbak Nalu mau beli beli" teriak Naruto kepada Hinata dan Ino yang jelas jelas ada di depannya.
"Mau beli apa?" Tanya Ino ramah
"Beli mie goleng nya satu libu [baca: seribu]"
"Mie golengnya habis" ucap Hinata
"Beli nasik goleng aja dah"
"Nasi golengnya habis" jawab Ino
"Kalo nasi pecel?"
"Habis" jawab Ino dan Hinata bersamaan.
"Telus nalu beli apaa kalo habis semuanya?" Tanya Naruto kesal
"Kan Hina sama Ino-chan cuma jualan bunga!" Ucap Hinata emosi
"Huuh!! Nalu ndak beli, bunganya jelek wleee" ejek Naruto sambil berlari menghindari lemaparan sepatu milik Ino dan Hinata
"Sasu!! Sasu!! Sasu juga mau beli" ucap Sasuke sambil mengacungkan tangannya.
"Sasu mau beli apa?" Tanya Hinata
"Sasu mau beli nasi pecel" ucap Sasuke
"Oh iya ada kalo nasi pecel" ucap Ino girang
"Loh? Kan kita cuma jual bunga Ino-chaan" sambung Hinata gemas
"Ndak papa kalo buat Sasu, kan Sasu ganteng" ucap Ino membuat pipi Sasuke bersemu merah
"Ya udah! Sasu main jual jualan sama Ino-chan aja! Gak usah sama Hinataaaa!!" Teriak Hinata sambil berlari.
Sasuke ikut berlari mengejar Hinata, sedangkan Ino hanya terdiam di tempatnya sambil mengamati Hinata dan Sasuke saling kejar mengejar mengelilingi pohon mangga, hingga akhirnya keduanya sama sama berhenti karna kelelahan.
Entah apa yang mereka lakukan sebenarnya. Hal itu membuat Buk guru Sakura memijat keningnya melihat Atraksi murid ajaibnya ini
T.B.C

KAMU SEDANG MEMBACA
Pok meame
Fanfiction[COMPLETE] Masa kecil Sasuke Hinata dan kawan kawan yang di penuhi keajaiban.