" Apa?"
" Mianhae, kita terpaksa pisah buat sementara waktu, lagi pun Lisa kena debut.."
" TaeTae tak sayang Lisa ke?"
" TaeTae sa-"
Taehyung membuka matanya, kepalanya masih lagi pening dan berdenyut kuat. Dia mengadu sakit apabila ingin bangun dari baring sambil menyentuh kepalanya.
" Kenapalah aku demam sekarang? " gumam Taehyung sengsorang.
Tiba-tiba pintu bilik dibuka terpapar Lisa, Taehyung masih tidak sedar akan kehadiran perempuan itu.
" Jimin, tolong ambil aku ubat.. 0ening sangat dah nie." kata Taehyung yang mengingat kan bahwa orang itu adalah Jimin. Lisa tidak berkata apa lalu memandang mencari ubat.
" Tu dekat atas alma-" Taehyung berhenti apabila memandang ke arah kirinya Lisa sedang berdiri disitu. Taehyung terkejut.
" Erm.. Atas Almari kan?" tanya Lisa, Taehyung mengangguk perlahan tetapi masih terkejut.
Lisa lalu menuju ke Almari lalu mengambil sebuah kotak di atas nya.
Lisa menuju ke Taehyung, hatinya berdebar tetapi Lisa membuat cool.
Lisa menghulurkan kotak itu ke Taehyung. Taehyung teragak ingin mengambilnya.
" Taehyung sunbae ok?" tanya Lisa.
Entah kenapa Taehyung berasa tetiba sakit apabila Lisa memanggilnya begitu.
" Nae.. O.. Ok" kata Taehyung gagap seraya mengambil kotak dari Lisa.
" Jjinja?" tanya Lisa lalu menyentuh dahi Taehyung, Taehyung terkaku.
" Panasnya! Macam mana TaeTae OK?" tanya Lisa. Taehyung masih terkaku lagi-lagi Lisa memanggil begitu.
Lisa baru tersedar apabila dia terpanggil Taehyung begitu lalu dia menunduk. Malu.
" M.. Mianhae.. Taehyung Sunbae."
Kata Lisa perlahan.
" A.. Aniya.. "kata Taehyung.
Lisa mengankat mukanya memandang Taehyung, dia berasa rindu pula padanya ex first love dia dan ex boyfriend nya.
" U.. Ubat tu Sunbae makan ye.. Erm.. Air dah ada? " tanya Lisa cuba menukar topik.
" A.. Ani. "
" Kalau camtu, biar saya pergi ambil sekejap." kata Lisa lalu beredar dari bilik Taehyung.
Apabila dia membuka pintu muncul Jungkook berdiri di depannya seolah - olah dia ingin mengetuk pintu. Mereka terkejut.
" Lisa? Apa kau buat dekat bilik Tae Hyung? "tanya Jungkook serius. Lisa menekan airlirunya takut dengan suara yang garau itu.
" T.. Tak buat apa pon. "kata Lisa lalu bergegar pergi. Jungkook memandangnya serius sebelum masuk ke dalam bilik Taehyung.
" Hyung. " panggil Jungkook dengan dingin apabila menghampiri Taehyung yang sedang baring.
" Hyung demam Kook. " kata Taehyung perlahan.
" Arra. "kata Jungkook lalu duduk di atas katil. Suasana sunyi sebentar sebelum Taehyung bersuara.
" Kau nak apa Kook? " tanya Taehyung.
" Lisa tu comel kan?"
Taehyung terdiam, dia tidak ingin menjawab lalu hanya mengangguk sahaja.
" Kook nak dia kapel dengan Kook lah. "
Taehyung masih mendiam diri walaupun dirinya sedang berasa gelisah.
" Hyung rasa Lisa setuju tak kalau Kook minta dia kapel? "
Taehyung memejam matanya, dia tidak tahan mendengar lagi lalu bangun dari tidur memandang Jungkook ditepinya.
" Ikut Kooklah nak buat apa.. Asalkan bahagia..Hyung ke tandas jap." kata Taehyung lalu menuju ke tandas.
Jungkook hanya mendiam diri.
" Wae Hyung tak bagitahu? Huh.."
...
" Lisa ah."
Lisa memandang Jimin ditepinya ketika dia ingin mengambil air dari peti sejuk.
" Nae Jimin oppa? "
" Biar Oppa bagi Taehyung sendirilah. Susah Lisa jer."
" Eh.. Takpon Oppa.. Tak susah pon."
" Gwenchana.. Biar oppa bagi jer.. Lebih baik Lisa pergi ke Hobi hyung.. Dia panggil tu. Lisa kan tak paham lagi lagu kita. Pergilah." kata Jimin. Lisa terdiam sebentar sebelum mengangguk.
Jimin senyum seraya mengambil air lalu beredar meninggalkan Lisa.
Lisa menggaru kepalanya lalu beredar juga.
...
" Taehyung ah... "panggil Jimin apabila masuk ke dalam bilik tetapi sebaliknya nampak Jungkook sedang bermain telefon di atas katilnya.
Jimin tidak berkata apa begitu juga dengan Jungkook.
" Taehyung ah. "panggil Jimin lagi.
" Dia mandi." Jungkook bersuara. Jimin tidak menjawab lalu gelas airnya diletak ke atas meja.
" Jungkook ah. "
" Mm. "
" Mianhae sebab tak bagitahu Jungkook pasal tu. "kata Jimin tetapi tidak memandang Jungkook.
Jungkook tidak memberi respon malah hanya melayan telefonnya.
Jimin geram dengan sikap jungkook lalu menuju ke dia.
" Jawablah Hyung nie. " kata Jimin mula merengek.
" Hyung tak payah minta maaf nie bukan salah hyung." jawab Jungkook malas.
Jimin mengeluh lalu menuju ke Jungkook.
" Maafkan Taehyung juga Kook, dia pun tak sengaja nak rahsiakan." kata Jimin.
" Huh.. Bukan salah hyung tu juga."
" Habis tu?"
" Takde sape pon yang salah tu.. Biarkan jer.. Kookie malas ambil kisah dah." kata dia malas.
" Kenaoa dengan kamu nie Kook? Pelik semacam.. Tadi bukan main marah Hyung.. Hyung kecil hati tahu." cebik Jimin. Jungkook ketawa kecil lalu merosakkan rambut Jimin.
" Macam budak kecil jer. " kata Jungkook.
" yah! Nie hyunglah! Berani eh main rambut!"
" Iya. " kata Jungkook lalu bangun dari katil menuju ke pintu.
" Oh! Hyung. "
" Nae?"
" Bagitahu Tae Hyung juga, Kook sayang dia."
" Haha! Yelah!"
" Dan Lisa juga. "
Jimin mendiamkan diri. Jungkook senyum lalu beredar. Jimin mengeluh seraya menggelengkan kepalanya.
" Kau dengar kan Taehyung?" kata Jimin.
Taehyung yang sedang menyandar diri pada pintu tandas menutup mata nya sambil mengeluh.
ANDA SEDANG MEMBACA
Living With BTS(btsxbpff)
Teen Fictionmengisahkan YG ingin salah satu dari artis dia membuat satu album dengan BTS boyband terkenal , maksudnya membuat kolaborasi.YG telah memilih BLACKPINK untuk berkolaborasi dengan BTS tetapi membuat album ini menggunakan masa yang agak panjang jadi Y...
