Perjalanan keduaku dengan eli berbeda dengan perjalanan pertama kami. Kami menaiki mobil pribadi kali ini, tidak lupa aku membawa lencana dan pistol untuk berjaga-jaga. Aku tau ini bukan mimpi buruk pertamaku, tapi ini sangat berbeda, dan aku tau bahwa ada sesuatu diluar sana yang menakutkan.
Ketika perjalanan kami yang pertama, Eli sangat pendiam, kali ini Aku malah tidak bisa membungkamnya. Dia mengoceh tentang tanah pertaniannya di Natchez, tentang sawah yang siap dipanen dan dia berencana untuk menyumbangkan hasilnya ke tempat penampungan tunawisma setempat. Dia berbicara tentang prestasinya di Northwestern dan alumni terkemuka yang pernah dia ajari atau lihat di kampusnya itu, dan tentang bagaimana dia benar-benar tidak suka pada anjing (begitupun aku) karena saat ia kecil, ia melihat gerombolan anjing berkumpul membunuh sebuah kelinci.
"Biar kuberitahu kau, mereka tidak memakannya, namun hanya mengigitnya dan mengguncang-guncangnya. Itu terlihat mengerikan.
Aku tidak mengatakan padanya bahwa apa yang seharusnya ia lakukan adalah mengayunkan tongkat kayu pada mereka dan mereka akan lari, namun aku malah membiarkan dia berbicara tanpa henti dan membuatku tak bisa mengalihkan pembicaraan dan memikirkan apa masalahku saat ini.
Monaya Guthrie.
Ya, tidak juga.
Aku mempelajari dari data kepolisian bahwa ia telah meninggal pada tahun 2010. Dia adalah penduduk Tawson pada beberapa saat, namun kemudian ia pindah ke Lewiston Selatan, Lousiana—Setelah dua jam perjalanan ke jantung kota bayou. "Ia pergi ke tempat yang lebih suram" Kata eli tentang kepindahannya, dan siapa yang bisa menyalahkannya? Dari apa yang kutau, setelah sekolah ditutup, banyak anak-anak yang menjadi barbar dan lingkungan mereka menjadi buruk. Monaya pasti sangat terpukul saat menerima fakta bahwa putrinya meninggal beberapa tahun kemudian. Tenggelam pada suatu malam saat putrinya diam-diam pergi untuk berenang. Jika kau bertanya padaku, itulah alasannya pindah ke kota lain.
Ia pun akhirnya terbebas dari kenangan akan putrinya—yang mana namanya adalah Kyla—dan dari data kepolisian terdapat alamat terakhir Monaya berada, yang mana kupikir adalah tempat terbaik untuk memulai pencarian.
"Ayo, menepi!" ujar Eli memecah pikiranku.
"Hah? Apa?" Kataku memperlambat mobil.
"Sial, kau tidak mendengarkanku bukan?" katanya dengan kesal. "Aku bilang ayo menepi dan biarkan aku kencing sebentar, ya tuhan"
Aku menyalakan seinku lalu berbelok ke tempat parkir sebuah rumah makan. Ketika kami akhirnya berhenti di parkiran Eli langsung membuka mobil dan keluar.
"Hanya lima menit, jangan kau tinggalkan aku ok?"
Aku mendengus ketika dia menutup pintu dan bergegas masuk kedalam.
Bagiku semua hal ini tidak masuk akal. Aku mengerti si Monaya ini sangat kesal dengan apa yang terjadi pada sekolah, itu yang kusimpulkan, tapi bagaimana tau bagaimana cara melakukan ritual? Eli berkata—begitu juga Abian—bahwa ritual itu adalah hal yang dilakukan dimasa lalu. Orang-orang sudah menyadari bahwa mereka dapat memberhentikan kutukan dengan cara mengubur korbannya hidup-hidup, dan kadang itu dapat bertentangan dengan keinginan mereka, tetapi tubuh-tubuh itu bisa saja digali lagi tanpa sengaja, yang kemudian membuat kutukan itu kembali, atau jika teorinya benar, 'dipanggil kembali'.
Aku mengubah dudukku dan melihat jam tanganku. Sudah hampir sepuluh menit. Lama sekali kencingnya.
Mesin mobil masih berdengung dan merambat diudara seperti suara jangkrik dikejauhan. Hal ini membuatku gelisah. Aku memutar kunci dan mematikan mobil dan menyadari bahwa tempat ini sangat sunyi, benar-benar sunyi.
Aku keluar dari mobil dan melakukan peregangan. Aku mondar-mandir disekitar tempat parkir dan berhenti di ujung tempat parkir, sampai pada akhirnya aku sadar. Sial, nampaknya aku ingin kencing juga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Nosleep
HorrorSekumpulan cerita yang berasal dari reddit r/nosleep yang sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia. Beberapa cerita didalam sini sudah penulis rangkum dan bagi menjadi beberapa part untuk kenyamanan dalam membaca. Adapun cerita yang diterjemahka...
