Cinta tidak mengenal pemaksaan. Ia selalu menjadi sebuah misteri. Datang dan pergi begitu saja meninggalkan kenangan yang begitu sulit untuk dilupakan.
~Unknow~Cinta! , cinta adalah sebuah emosi dari kasih sayang yang kuat dan ketertarikan pribadi. Dalam konteks filosofi, cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang.
Ada beberapa orang di seluruh dunia ini yang nggak percaya adanya cinta, termasuk Felysia, dia adalah orang yang sama sekali nggak peduli cinta. Aneh? mungkin iya, mana ada sih seseorang yang nggak percaya cinta, gimana dia mau mempunyai seseorang dalam hidupnya, kalau dia sendiri nggak peduli apa itu cinta.
"Gue Felysia Inez Gianina, orang yang gak peduli cinta, apa arti cinta, dan yang berbau hal cinta. Detik ini, menit ini, jam ini, gue nggak akan percaya lagi sama yang namanya CINTA."
Itu adalah sumpah serapah yang dulu di tulis di buku diary Felysia, mungkin dia gak sadar tulisnya atau entahlah itu."Nghh jam berapa ini." ucap Felysia bangun tidur
Hari ini hari senin, dimana semua anak anak melakukan upacara di sekolahnya, dan kalian tau? Felysia baru bangun, sekarang udah jam set7, emang anak yang KUDIS (kurang disiplin).
Dia melihat jam dindingnya yang sekarang pukul 06.30, dan sontak dia kaget dan langsung lari ke kamar mandi buat ritual(* ̄︶ ̄)
"Astaga jam set7, kenapa gak ada yang bangunin gue ya tuhan, terlambat lagi ini mah, yahhh gue dihukum pak ogah lagi huftt." ucap Felysia kesal
Setelah acara ritual di kamar mandi, Felysia langsung turun dan berangkat ke sekolah dia nggak sempat lagi buat sarapan, ya mungkin dia ntr makan di kantin.
/Di sekolah
"Hei kamu Fely kenapa telat." tanya pak Gino
"Anu pak saya bangunnya telat tadi." ucap Felysia terkekeh
"Yaudah kamu tunggu disini sampe upacara bendera selesai." ucap pak Gino
"Yah pak bukain dong saya mau masuk, bapak kan satpam terganteng di SMA ini, bukain dong pak hehehe." ucap Felysia sambil melihatkan puppy eyes nya
"Gak saya gak mau di omelin Bu Ritna (Guru Bk)." ucap pak Gino
Dan Felysia pasrah, dia hanya menunggu gerbang sampe dibuka dan nerima hukuman dari bu kembang. Kenapa disebut bu kembang, karna Bu Ritna itu pake minyak wangi nyong - nyong yang wanginya melebihi pusing tujuh turunan huftt.
Setelah gerbang sekolah dibuka Felysia gak sengaja nabrak orang. Sumpah ya menurut Felysia itu dia anaknya cool banget, ganteng, warna matanya warna warni eh ggg, warna matanya itu biru, ya pokoknya di mata Felysia itu dia lebih dari perfect.
Felysia POV
Brakkk"Awww jangan sentuh akyu mas." Afifah
~Abaikan~"Aww sakit bego." ucap gue yang kesakitan
"Heh culun, lo tuh kalo jalan yang bener, mata di pake, mata nya beler si." ucap orang itu
"Anjir dede dikatain beler sama culun, orang cantik gini di katain culun, huwaaa mamihhh." batin gue
"Apa apaan lo ngatain gue culun sama beler, ada juga lo yang gak becus jalannya, kakinya petot mas? you know petot? petot itu buat orang yang ayan, jalannya sempoyongan, lo tuh kaya gitu." ucap gue panjang lebar

KAMU SEDANG MEMBACA
「Bucin Tapi Lajang」
Teen Fiction"Terima kasih lo udah dateng di kehidupan gue yang penuh dengan kebucinan ini." "Gue harap lo orang yang terakhir untuk gue, dan lo juga yang akan bahagiain gue sampai kapanpun." ※Ini cerita tentang seorang gadis yang sangat ~ sangat bucin, tetapi...