Update guys!!
Mau ngomong apa yah, bingung
Silakan kalian komentar seheboh kalian, curahin semua uneg-uneg kalian ketika baca chapter ini. Ga dilarang dan gratis kok, tidak dipungut biaya guys...
Ayo dong vote and comment, jangan sider
Sedih tau liatnya kalo kalian sider, tunjukkan apresiasi kalian kalau kalian suka sama cerita ini. Caranya lewat vote
Gratis kok, ga susah tinggal pencet bintang dipojok kiri bawah
Ayo Vote and comment
Karena kalau kalian vote and comment, apalagi kalo heboh itu bikin semangat author nulis jadi menggebu-gebu (Eyak..)
Udah ah kepanjangan intronya ga jadi baca malah entar
[SELAMAT MEMBACA]
"Walaupun aku harus membunuh seseorang"
Hyun Jie memang wanita yang ga pernah main-main sama perkataan dia, apalagi ini menyangkut sama kawasan kepemilikannya
Gwan cuma diam, memahami kata-kata yang baru saja Hyun Jie keluarkan
"Jie, ikut aku keluar"
Gwan menaruh bungkus makanan yang dia ambil tadi dan meletakkan nya dimeja dekat kursi dimana Wendy berada
Dalam kondisi yang tidak bisa dibilang baik-baik saja
Matanya sembab, bibirnya robek bagian pinggirnya, rambut berantakan bahkan ada yang sudah rontok ke lantai, dan ada beberapa lebam diwajah Wendy
"Wendy, kamu disini dulu, jangan coba-coba melarikan diri, kamu taukan apa yang akan aku lakukan kalau kamu mencoba melarikan diri??"
Gwan memajukan wajahnya dan membawanya kesamping telinga Wendy
"Me.ne.ma.ni.ku.ma.lam.ini" bisik dengan penekanan disetiap penggalan kata yang Gwan katakan disamping telinga Wendy yang mampu membuat Wendy langsung menangis karena ketakutan
Gwan berjalan dan menarik tangan Hyun Jie untuk ikut dengannya keluar
"Chanyeol dimana kamu"
****
Gwan membawa Hyun Jie pergi ke balkon yang ada Di gedung tua itu
"Lepas Gwan, tanganku sakit!" ronta Hyun Jie
Gwan tetap menyeret Hyun Jie dengan cengkramannya yang tidak kunjung mengendur itu
Kalau dilepas pasti tangan Hyun Jie akan terlihat kemerahan
Sesuai lah dengan baju bar bar nya yang merah
"Aws.. Sakit asal kau tau!" protes Hyun Jie sambil mengusap-usap pergelangan tangannya yang terlihat kemerahan
"Katakan padaku, kamu ini kenapa?!" bentak Gwan
Hyun Jie sedikit tersentak karena Gwan membentaknya
"Kenapa katamu??"
"Hei Gwan, mana ada wanita didunia ini yang tidak sakit hati laki-laki yang dia cintai bahkan dia miliki itu direbut wanita lain, bahkan laki-laki itu lebih mencintai wanita lain itu daripada dirinya wanita tadi, TIDAK ADA!"
Gwan memejamkan matanya berusaha meredamkan emosinya agar dia tidak bertindak kasar ke Hyun Jie yang dalam status memang tidak terjalin apapun
Tapi Mahkotanya sudah Gwan rebut setahun yang lalu dengan tidak ada rasa kecewa yang dirasakan oleh Hyun Jie sendiri
KAMU SEDANG MEMBACA
Secret - WenYeol
FanfictionBerada di satu agensi dan terikat dalam tali pernikahan yang sebenarnya mereka tidak inginkan, karena desakan kedua orang tua merekalah yang membuat mereka terikat satu sama lain Pernikahan tertutup hanya keluarga lah yang tau, bahkan agensi mereka...