Rindunya Junkyu

1.7K 132 7
                                        

Hari ini terasa panas dengan matahari yang terus menerus menampakan dirinya. Junkyu memandang pemandangan dari balik balkon kamar. Terlihat Komplek Waiji yang masih sepi karena beberapa penghuninya ada yang bekerja dan sebagian lagi memilih untuk terlelap di rumah.

Junkyu mengeluarkan handphone dari balik saku celana. Menatap walpaper yang selama 1 tahun ini melekat di handphone. Dibalik layar terlihat Junkyu yang memasang senyum khas hingga matanya menyipit sementara disebelahnya adalah Oriana. Sahabat kecilnya yang setahun lalu merantau ke London.

Rindu namun terhalang jarak itu menyakitkan. Apalagi jika di tambah rindu sendirian, lalu terhalang jarak. Lengkap sudah.

junkyu : Ori

orianaa : Tumben Jun chat ori😢

oriana : Biasanya ndak pernah 😭

junkyu : Maaf yah, aku sibuk. Jarang kasih kamu kabar

oriana : Ndak mau maafin😒

Yang Junkyu rindukan dari Oriana adalah segala tingkah dia yang menggemaskan. Harusnya saat ini yang merajuk itu Junkyu karena Oriana tidak memberikan selamat untuk Junkyu yang akan segera debut. Tapi tidak apa-apa, yang penting Babang Junkyu siap menjadi yang selalu disalahkan hanya untuk Oriana.

junkyu : Kamu balik ke sini aku teraktir deh yah? Apa aja terserah kamu nantinya

oriana : Mau koalaaaaaaa

Nahkan, sekarang Oriana sudah tidak marah lagi pada Junkyu.

junkyu : Yang asli?

oriana send a sticker

oriana : Huum 😄

junkyu : Kan enggak boleh. Nanti aku ditangkep dong sama polisi

oriana : 😢😢😢😢😢😢😢😢

junkyu : Aku kasih bonekanya aja? Nanti aku kirim ke kamu:)

oriana : Ori baru sadar loh, jarak kita jauh banget yah😭😭😭 biasanya Ori nemenin Junkyu manjat pohon Pak Haji eh sekarang mau manjat, manjat apa? Masa manjatin jam bigbang?

junkyu : Eh bukan aku yang manjat

junkyu : Itu sih kamu. Sampe jatoh terus nangis dua hari dua malam gara gara tangan kamu ke kilir

oriana : Jangan buka aib dong!

junkyu : Bukan aib tapi inituh fakta haha

oriana : Iyadeh yang di kejar sama banci tamang lawang 😆😆😆

junkyu : Kampret 😑 kamu kenapa ingetin aku ke banci taman lawang itu sih? Aku trauma gara gara banci itu loh. Bayangin aja di cium sama sesama batangan😏

oriana : Hah? Batang apa?

Junkyu menepuk kepalanya lupa bahwa Oriana itu perempuan terpolos yang pernah Junkyu kenal.

junkyu : Nope, lupain aja😅

oriana : 🙄🙄🙄

orianaaa : Oke, i must go to my grandmother. I'll call you later😁 see yaa!

junkyu : Sebentar banget yah kita chatingan?

oriana : Sabar yah😊 lebaran Ori pulang kok. Kata ayah udah lumayan. Jadi bisa pulang!♡

junkyu : Ke rumah oma, jangan lupa pake jaket yang tebal. Disana cuacanya dingin. Butuh upgret rindu sebenernya aku

oriana : In progress, waiting in 13 days.

junkyuuu : 😁

Junkyu menarik senyum tipis. Sudah tidak sabar menunggu Oriana yang 13 hari lagi akan datang ke Indonesia.

Dari arah belakang, duo HaJeongwoo berjalan mengendap-endap mencoba membuat Junkyu terkejut. Jeongwoo menghitung tanpa suara yang di balas anggukan oleh Haruto.

1

2

3

DOR

"AYAM AYAM AYAM," latah Junkyu dengan badan tegang dan tangan di atas.

Sementara Jeongwoo dan Haruto tertawa kencang menyaksikan Junkyu yang latah. Mengerjai Junkyu itu mudah, tinggal kaget kan saja dan dia akan mendadak berteriak.

"Anjir napa latah lo enggak lebih elit dikit napa?" kata Malika eh Jeongwoo setelah meredakan tawanya.

"Kampret amat kalian! Gue jedotin satu-satu pala lu pada ke gigi Yedam. Tau rasa lo," gerutu Junkyu.

"Jangan dong, yakali nanti pala gue jadi keparut," kata Haruto.

"Kan giginya Yedam tajam! Setajam silet," ucap Jeongwoo menirukan pembawa acara gosip.

Dasar somplak, yang tua harus sabar

Dari arah belakang Jeongwoo dan Haruto muncul sebuah tangan yang langsung menjewer kuping mereka.

"DASAR BANGKE KALIAN! NGEGHIBAH DI BELAKANG ORANGNYA. SINI NGOMONG KE GUE YANTO," emosi Yedam.

Pasalnya dari awal pembicaraan Yedam ada di belakang Haruto dan Jeongwoo. Awalnya ingin menjewer kuping Junkyu juga, tapi karena Junkyu lebih tua akhirnya Yedam lebih memilih menjewer kuping anak-anak nakal.

"Ampun bang, ampun. Buset ini kuping gue mau copot," jerit Jeongwoo karena Yedam yang semakin kencang menarik kupingnya.

Disebelahnya Haruto meringis menahan sakit. Di balik matanya yang tersiksa, Haruto memberikan tatapan isyarat untuk kabur dari Yedam.

1

2

3

Haruto dan Jeongwoo kompak menginjak kaki Yedam. Membuat Yedam mengaduh kesakitan. Lalu duo kampret itu kabur dari hadapan Junkyu dan Yedam. Secepat flash yang kabur dari kejaran sukinem.

"KAMPRET KALIAN." Yedam pun kabur mengejar duo kampret.

Sementara Junkyu dari tadi sudah tertawa ngakak menyaksikan tingkah somplak teman-temannya. Ah suasana mendadak sepi, menyisakan Junkyu yang kembali melamun.

○♡○♡○♡○♡○♡○♡○♡○♡○♡○♡○♡○♡○♡○

Junkyu dede😲

TreasureTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang