Chapter 4 : Something/Someone?

410 34 0
                                        

.
.
.
.
.
.
"Black black black. Aku tidak sehitam itu bangsat!" pemuda berkulit tan itu segera menyerbu pemilik rumah dengan rentetan katanya, sehabis pemilik rumah membuka pintu tentunya.
Daeyeon menampilkan cengirannya dan membiarkan pintu utama terbuka.

"Aish! Kau ini, ada apa menelponku pagi pagi begini?!" pemuda itu mengacak surai arangnya kasar seraya melangkah mengikuti gadis bersurai coklat madu.

"Pagi apanya? Ini sudah jam sembilan lewat tigapuluh sembilan duapuluh tujuh detik. Sudah jam setengah sepuluh, kau bilang ini masih pagi? Bisa baca waktu tidak sih Kim?"

"Bangsat, mulut cerewetmu Daeyeon. Kau tahu, aku bahkan  baru tidur pukul lima subuh tadi"

"Yahh, mana kutahu, itu salahmu. Sudah kubilang berhenti menonton koleksi pornomu itu, mentang mentang Wonu oppa tidak disini kau seenakmu saja."

"Berisik. Jadi, ada apa? Aku ingin tidur lagi" pemuda bersurai arang itu menguap lebar hingga sudut matanya sedikit berair.

Daeyeon berhenti di tengah jalan. Membuat pemuda yang juga bermarga Kim itu mengernyit heran. Gadis itu menatapnya serius.

"Sebelumnya, kau harus berjanji."

"Janji apa?"

"Jangan kaget apalagi mati." menjeda beberapa saat. "Juga kau harus merahasiakan ini pada semua orang." perempuan itu bahkan berjinijit untuk membisikkannya pada pemuda Kim yang jelas jelas seperti tiang listrik hidup.

Kim Mingyu, pemuda itu mundur beberapa langkah dan menatap tidak percaya. "Wah! Kau menyimpan singa ya di rumahmu?!" mendengar ujaran yang tidak masuk akal sepupunya itu, lantas Daeyeon memukulnya dengan gemas.

"Tidak bodoh! Singa sudah ada dari lama, Taehyung itu singa, dan kenapa pula aku menambah singa lain di rumah ini." perempuan itu mendengus kesal.

"Yang ingin kutunjukkan itu--" Daeyeon menjeda kalimatnya beberapa saat dan memperbaiki rambutnya yang berantakan.

"Kau tahu kan apa yang kubaca di internet akhir akhir ini? "

"Mana kutahu. Memang apa untungnya bagiku."

"Tidak ada memang, tapi tahu tidak--"

"Apa sih?! Kau ini bertele tele, lama sekali" Mingyu menyela perkataan Daeyeon karena dirinya sudah tidak sabar. Daeyeon benar benar paling bisa memainkan mood nya.

"Kau ini! Aku kan ingin jadi sok misterius juga"

"Lalu, apa?"

"Itu---"

"Uhm Daeyeon-ah? A-apakah itu kau?" suara lembut seseorang menginterupsi pembicaraan keduanya. Mingyu yang jelas tidak mengenal suara apa itu menatap Daeyeon.

"Kau memelihara hantu ya?"

"Hantu kepalamu!" Daeyeon kembali memukul kepala pemuda Kim. Gadis itu menoleh ke belakangnya, mendapati pemuda manis yang sudah mengenakan hoodie pink milik kakaknya tadi. Kim Daeyeon tersenyum lebar melihat pemuda itu begitu manis dan cantik ia akui.

"Si-siapa dia?" tubuh pemuda manis itu terlihat bergetar di tempatnya. Onyx sekelam malamnya berpendar ketakutan dan mundur secara perlahan. Kim Daeyeon yang menyadari gelagat Jungkook langsung berlari kearah pemuda itu. Berdiri tepat di depannya dan menggenggam kedua tangannya.

"Hei Jungkookie, lihat aku. Tidak apa okay. Dia orang baik" gadis itu menatapnya lembut, membuat napas yang awalnya menderu menjadi teratur. Daeyeon menuntun hybrid itu perlahan kepada Mingyu. Sedangkan pemuda Kim disana masih mematung.

Hybrid?! «[TaeKook]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang