Jeff dan liu tiba disekolah,mereka tidak berani mengatakan apa yang telah terjadi.mereka hanya duduk dan mendengarkan.Liu hanya berpikir bahwa Jeff telah berhasil menghajar berandalan itu.namun Jeff lain,dia menyadari sesuatu.sesuatu yang lebih dari yang liu tahu.
Jeff tahu bahwa apa yang ia rasakan kini merupakan sesuatu yang menakutkan.ketika dia merasakan sensasi itu,dia merasakan betapa dahsyatnya hal tersebut,sebuah dorongan untuk melukai orang lain. Memang terdengar jahat,namun Jeff tidak bisa menyangkal bahwa dia merasakan nikmat dan senang.dia merasakan bahwa perasaan tersebut mulai memudar selama di sekolah. Ketika sampai dirumah orang tuanya menanyakan bagaimana harinya dan dia menjawab dengan nada riang. “Hari ini adalah hari yang indah”. Keesokan paginya,dia mendengar pintu ruahnya di ketuk.dia turun dan mendapati dua petugas polisi dan ibunya menatapnya dengan marah.
“Jeff,pak polisi mengatakan bahwa kau menyerang tiga orang anak dan hal tersebut bukan perkelahian biasa, mereka ditusuk!!mereka ditusuk nak!!”Jeff menunduk,seolah-olah membenarkan ucapan ibunya.
“Mereka duluan yang mendongkan pisau kepada aku dan Liu,bu”.
“nak” kata polisi,“kami melihat tiga anak,dua ditusuk,satu memar di perut dan kami punya saksi,kalian kabur dari tkp.hal itu menurutmu memberikan kesimpulan apa bagi kami?”Jeff tahu bahwa semua itu tidak berguna,tidak ada bukti yang menunjukan siapa yang menyerang duluan.
Mungkin Jeff bisa mengatakan bahwa mereka sebenarnya tidak kabur, namun bukti dan saksi mengatakan bahwa mereka memang kabur.Jeff tidak berdaya untuk membela dirinya dan Liu.
“panggil saudaramu”Jeff tidak bisa melakukannya,karena dialah yang menghajar mereka.
“pak polisi,semua itu aku yang melakukan.Liu berusaha mencegahku,namun dia tidak bisa menghentikanku”.
polisi saling pandang dan kemudian mengangguk“baiklah nak.s
epertinya...
“Tunggu!” liu berujar,mereka melihat bahwa liu memegang sebuah pisau. Polisi ini kemudian mengambil senjata mereka dan menodongkan ke liu.
"Aku yang melakukannya,akulah yang telah menghajar berandalan itu.aku punya buktinya”dia menyingsingkan lengan bajunya dan menunjukan lebam dan luka,seperti layaknya bahwa dia telah berkelahi sebelumnya.
“Nak,letakkan pisaunya”kata petugas. Liu menurutinya,dia mengangkat tangannya dan berjalan menuju para polisi.
“Tidak liu,itu adalah ulahku semuanya!”Jeff mulai menangis,hmmm...saudaraku yang malang yang berusaha untuk melindungiku dari kesalahan yang sudah kuperbuat.baiklah,bawa aku”. polisi kemudian membawa liu menuju mobil patroli.
“liu,katakanlah pada mereka bahwa akulah yang melakukannya!Katakan”. ibunya memegang pundaknya.
“Jeff,berhentilah berbohong, kita tahu semuanya adalah ulah liu.kau tidak bisa menghentikannya”Jeff terlihat pasrah ketika mobil polisi akhirnya pergi membawa liu.beberapa menit kemudian ayah Jeff pulang dan melihat wajah Jeff,dia tahu bahwa ada sesuatau yang tidak beres
“Ada apa nak?”Jeff tidak bisa menjawabnya.kemudian ibunya mengabarkan berita buruk itu kepada suaminya dan Jeff pergi,menuju jalanan.
Setelah sekitar satu jam Jeff pulang, melihat kedua orang tuanya terlihat shock,sedih dan kecewa.dia tidak mampu melihat keadaan mereka, karena semua adalah kesalahannya. Dia hanya ingin tidur,berusaha melupakan semuanya.dua hari berlalu, tidak ada kabar dari liu di JDC.tidak ada teman,tidak ada hal lain selain rasa bersalah dan sedih. Sampai pada suatu hari,hari sabtu ketika Jeff dibangunkan oleh ibunya dengan wajah gembira.
KAMU SEDANG MEMBACA
Horor
Terrordisini ada cerita tentang psikopat,misteri hantu, cinta,legenda legenda misteri,riddle hantu dan creepy pasta.dari berbagai sumber cerita,nanti insya Allah ceritanya ada yang kubikin sendiri.yang mau nyumbang cerita horor boleh kok,silahkan!mau horo...
