Di malam hari
Aku merenung di jendela
Bersama angin memeluk tubuhku
Terasa dibelai hembusan astmara
Masih tak ada bayang
Namun aku masih tak lekang dek senyuman
Berharap sang pujaan kembali datang
Pulang bersama secebis kenangan
Kebekuan tubuhku membelah kedinginan
Ketap bibirku tanda penantian
Tak terasa gelap pun di sini
Mungkin hatiku sudah diisi
Aku akan tetap menunggumu walau dalam gelap hingga datangnya cahaya memancar
