saatku lihat dia
aku terpaku
tubuhnya kian longlai
meniti hari senja
dia masih mampu berdiri
tanpa penat
tanpa lelah
tetap mengukir senyuman
hari demi hari
dia tetap di sini
mukanya redup sayu
duduk seketika
di atas bangku itu
aku dan dia
bersama sama
mengukir senyuman
disaksikan mentari
melabuhkan tirainya
