Rindu

35 2 0
                                        

Di tengah ingar bingar ini,

lucunya kepala ini masih penuh dengan wajahmu meski si bibir tertawa.

Di tengah hiruk piruk ini,

lucunya mata ini masih mencari rupamu meski si bibir tersenyum lebar.

Di tengah kebisingan ini, kasih,

lucunya kamu masih menjadi si penyita perhatianku,

lucunya kamu masih menjadi si pembawa rindu,

lucunya aku masih tidak bisa beralih,

lucunya, aku, masih saja menjadi aku.

Dan kamu, akan tetap menjadi kamu.

Jurnal RasaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang