.Xiao Yu. [4]

280 21 0
                                    

Kini Zeyu tengah menatap gadis dengan rambut panjangnya yang berantakan. Zeyu menelan ludahnya pelan dengan wajah kecut, bukan apa apa. Tapi gadis didepannya benar benar makan dengan sangat lahap, dan itu bukan masalah untuknya. Yang Zeyu permasalahkan sekarang adalah Gadis itu memakan pastanya dengan kedua tangannya, tanpa sendok, garpu maupun sumpit. Orang orang yang ada dicafe itu menatap mereka dengan perasaan  campur aduk. Menjijikan. Itu pikiran utama dari semua orang yang ada disana.

Zeyu mendongak menatap jam dinding berwarna putih gadis diatas meja kasir, jam menujukan pukul 8 lewat 45 menit. Dan sekolahnya sudah masuk sejak setengah jam yang lalu, dia ingin sekolah. Tapi saat melihat gadis itu memohon dan mengatakan lapar mau tidak mau ia harus membawanya.

"Sudah. Ini sudah tidak enak." Ucap gadis itu cepat. Zeyu menatap piring didepannya dengan tatapan datar, pastanya sudah habis makanya tidak enak. "Aku mau itu." Zeyu menatap gelas berisi milk tea miliknya, lalu pandangannya beralih menatap dua gelas kosong didepannya. Dengan tatapan campur aduk ia menggeser gelas itu dan langsung diserbu oleh gadis itu, hanya dalam hitungan detik gelas itu sudah kosong tak tersisa. Gadis itu menumpuk 3piring ketengah meja dengan 3gelas diatas meja. Zeyu sedikit tersentuh dengan yang satu ini, ia tersenyum kecil.

Matanya membulat. "Yak!!" Teriaknya. Semua yang ada disana menatap Zeyu dengan terheran heran, sedangkan anak lelaki itu langsung menunduk sopan meminta maaf. Pasalnya gadis didepannya ini hendak memakan tisu yang ada ditengah meja, setengah tisu sudah menempel pada lidahnya sedangkan sisanya ditarik paksa oleh Zeyu hingga membuat tangannya ikut kotor karena bumbu pasta yang tadi dimakan gadis itu. Zeyu bangkit dari duduknya, ia berjalan kearah gadis didepannya dengan bibir tertutup rapat. "Buka mulutmu." Suruhnya. Gadis itu malah menggelengkan kepalanya cepat. "Cepat buka mulut mu!" Masih enggan. Hingga ide cemerlang terbesit diotak pintarnya. Zeyu mengambil selembar tisu dan tersenyum manis. "Apa rasanya enak? Cepat buka mulut mu, kau harus makan satu lagi." Gadis itu tersenyum lalu membuka mulutnya lebar.

"Aaa..." Dengan segera Zeyu melepar tisu ditangannya dan memasukkan ibu jari dan jari telunjuknya kedalam mulut gadis itu, ia meraih potongan potongan tisu yang sudah basah didalam mulut gadis itu.

Zeyu menarik gadis itu menuju wastafel, membuka kran air dan mencuci tangannya. Gadis itu menatap diam dengan mata berbinar, ia terkagum kagum dengan benda entah apa namanya yang bisa mengeluarkan banyak air. Ia juga menatap Zeyu yang masih fokus pada tangannya yang kotor. Hingga gadis itu ikut mendekatkan tangannya pada air, Zeyu menoleh. Ia menatap gadis disebelahnya yang dengan fokusnya tengah menyabuni tangannya. Ia pun membantu membersihkan tangan gadis itu, ia menggenggam kedua belah tangan gadis itu dan membilasnya. Gadis itu menatap Zeyu dengan senyum manis dibibirnya, selesai. Zeyu mengelap tangan gadis itu dengan tisu, lalu tangannya juga ia basahi untuk membilas pipi serta bibir gadis itu yang berantakan karena makanan tadi. Ia mengusap pelan kedua pipi bulat gadis itu dengan tangannya, ia juga mengelap setiap inci bibir pink peach milik gadis itu. Selesai, ia mengelap pipi dan bibir gadis itu dengan tisu.


"Ayo."









[]

SWEET ANGEL [Xiao Yu]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang