di balik air terjun

823 80 3
                                        

*Flashback Chapter sebelumnya

Tanpa menunggu jawaban xiao yue

xi tian ke berjalan dan berhenti di sebuah pohon apel, dia memetik buah apel dan mengusapnya dan membersihkannya dengan lengan bajunya, setelah itu dia menghampiri xiao yue dan memberikan buah apel kepadanya.

"ada Gazebo di sebelah sana kita akan beristirahat disana" setelah itu xi tian ke menarik tangan kecil, halus, dan dingin xiao yue menariknya hingga berjalan ke arah gazebo.

Merasakan sebuah tangan besar hangatnya memegangnya, Xiao yue merasa tidak nyaman, Xiao yue menarik tangannya untuk melepaskan dari gengaman xi tian ke tapi semakin dia ingin melepaskannya semakin xi tian ke memegangnya erat erat. Akhirnya xiao yue menyerah dan membiarkan tangannya digandeng oleh xi tian ke.

Merasakan perlawanan xiao yue berhenti xi tian ke merasa senang dan tersenyum, senyum murni tanpa kepalsuan yang selamana ini ditunjukkannya di depan publik.

Setelah sampai di gazebo dan beristirahat selama lima belas menit akhrinya xiao yue dan xi tian ke melanjutkan perjalanan menaiki tangga tersebut.

Sesampainya dipuncak langkah xiao yue terhenti. Setelah itu dia mengamati pemandangan sekitarnya dengan seksama.

************************************

Di malam hari yang gelap yang hanya diterangi cahaya bulan dan Bintang Bintang berwarna warni di langit, dengan angin sepoi sepoi ringan menerbangkan rambut xiao yue yang hanya terikat oleh pita putih polos, angin tersebut seketika mengencang membuat pita putih itu terlepas dan terbang dari rambutnya.

Rambut hitam sehalus sutra terurai hingga pinggang rampingnya, melihat pemandangan dihadapannya membuat mata xi tian ke terpaku olehnya.

Xiao yue berdiri tegak disana, bak Dewi yang turun dari langit, dengan latar belakang pemandangan sebuah air terjun yang mengalir deras ke sungai yang mengarah ke academy cloud heaven, disungai terdapat ikan berenang kesana kemari dengan bahagia, bunga bunga berwarna warni dipinggiran sungai, seperti sebuah lukisan abadi.

Di tengah tengah lamunannya, tiba tiba xi tian ke mendengar suara merdu keluar dari bibir kecil xiao yue.

"Sangat Indah".

"Apakah kamu suka" tanya xi tian ke setelah tersadar dari lamunannya.

"hemm"

"Ikutlah, ada sesuatu yang ingin kuperlihatkan padamu" setelah itu xi tian ke berjalan menuju air terjun dan menembusnya.

Melihat xi tian ke menembus air terjun yang sangat deras itu membuat xiao yue merasa aneh dan terkejut, tetapi dia tetap memasang wajah datar dan ikut melewatinya.

Setelah melewati air terjun Xiao yue merasa kagum dan penasaran kenapa dia tidak merasa basah padahal ia melewati air yang sangat deras tadi, tapi tanpa pikir panjang xiao yue segera tidak memperdulikan hal tersebut dan memandang kehadapan dan ia tertegun karena di balik air terjun ini terdapat sebuah gua.

Di gua tersebut terdapat kristal kristal yang membawa cahaya berwarna warni menyinari seluruh gua yang seharusnya gelap. Ditengah tengah gua terdapat sebuah kolam kecil seperti sumber mata air panas dengan airnya yang sangat bening sebening kaca.

"kolam panas ini ditemukan ayahku dulu sewaktu sedang berburu, dan dulu ketika ibuku sakit, ayah membawa ibu kemari dengan memanfaatkan letak lingkungan disini ayah meletakkan berbagai bahan obat obatan di kolam air panas itu."

Xi tian ke berhenti untuk mengambil nafas setelah itu dia berkata dengan sedih " tetapi semua itu sia sia pada akhirnya ibuku tetap...." kata xi tian ke tanpa melanjutkan.

Saat Xiao yue melihat ekspresi sedih Xi tian ke, ia juga merasa sedih karena dia juga tahu bagaimana rasanya saat kehilangan keluarganya , karena tidak tahu harus berkata apa padanya, Xiao yue hanya melangkah mendekat dan memegang tangannya.

Merasa sebuah tangan hangat kecil memegang tangannya xi tian ke berbalik melihat xiao yue, melihat matanya yang biasanya dingin dan acuh tak acuh, sekarang ada sedikit emosi matanya.

Memegang kedua tangan halus dan dingin xiao yue. Xi tian ke tersenyum dan berkata "apakah kamu ingin mencoba berendam di kolam ini, selain sebagai penyembuh kolam ini juga berfungsi utuk menaikan kultivasi , dan dengan berendam didalamnya seseorang akan lebih mudah menyerap energi spiritual disekitarnya. "

Xiao yue menggelengkan kepalannya dan berkata " tidak sekarang, kakak menunguku"

Xi tian ke terkejut setelah itu dia tertawa dan berkata" baiklah kita bisa kemari kapan saja, sekarang kita sebaiknya kembali dulu. "

Setelah itu xiao yue dan xi tian ke berbalik menuruni bukit dan kembali ke kediaman kepala sekolah untuk menemui xiao xiuhan yang menunggu xiao yue.

God Sovereign systemCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang