"Sung!"
Jisung desah kasar.
"Apa, kak?"
Minho sodor satu tangkai bunga.
"Mau gak jadi pacar kakak?"
Jisung hela nafas.
"Apa kakak akan terus ngelakuin ini setiap bulan?"
Minho angguk kuat.
"Sampai kapan?"
Minho pikir.
"Sampai kamu terima kakak, atau sampai kakak pindah hati!"
Minho nyengir.
Hati Jisung nyeri.
"Ini udah bulan ke tujuh, kakak udah tembak aku tujuh kali. Jawabannya akan selalu sama: aku gak homo kak."
Minho senyum.
"Gak apa, mana tau besok kamu jadi homo."
Jisung tatap Minho lekat.
Minho kucek matanya.
"Aduh Minho, jangan nangis!"
Teriak Minho.
"Jisung, kakak duluan ya! Kelilipan nih!"
Jisung dengus kasar.
"Kelilipan apanya, nangis gitu."
Jisung gumam.
"Iya, sana kak!"
