WARNING GS AREA
KAIBAEK
KAISOO
HUNBAEK
HUNSOO
Terinsfirasi dari sebuah film anime,tapi semua cerita murni ide pikiranku.
Ada yang hilang dari dalam diri baekhyun,yaitu sebuah Air mata.Baekhyun tidak pernah menangis lagi semenjak neneknya meninggal...
Hari sudah sore ketika jongin baru saja sampai rumahnya.Namja tan itu segera memasuki rumahnya dan berjalan menuju kamarnya.
Dengan raut yang tersirat penuh kelelahan,jonginpun melangkah menaiki anak tangga yang menghubungkan jalan menuju kamarnya.Namun,baru setengah jalan tangga yang ia naiki,kedua netra-nya tak sengaja melihat kyungsoo yang sedang berjalan dari arah dapur,sepertinya gadis itu baru selesai membersihkan rumah,pikirnya.
Ah ibunya memang sangat keterlaluan,selalu menyuruh kyungsoo melakukan pekerjaan rumah,sebelum berangkat sekolah maupun setelah pulang sekolah.
Jongin merasa kasihan melihatnya,tapi ia tidak bisa berbuat apapun untuk melawan ibunya,bahkan ayah juga hanya pasrah saja melihat sikap istrinya yang memperlakukan kyungsoo begitu keterlaluan.
Langkah kaki jongin,ia bawa kembali menuruni anak tangga.Jongin segera berjalan menghampiri kyungsoo yang hendak membuka pintu kamarnya yang berada di bawah dekat ruang makan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kyung!"
Gadis manis berbibir hati itu pun langsung menolehkan kepalanya ketika mendengar seseorang memanggil namanya.wajahnya yang manis menatap datar kearah jongin yang tengah menatapnya begitu dalam.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kau baru pulang?"
"Nde,bagaimana kabarmu?"
"Kau pasti mengetahuinya dengan baik.Jadi,Sebaiknya kau cepat pergi dari sini,jika ibumu melihatmu dia pasti akan marah padamu!"
"Jonginah kau sudah pulang sayang?"
Baru saja di bicarakan,Nyonya kim pun muncul dan langsung berseru mengintrupsi pembicaraan keduanya.kyungsoo melihatnya,melihat wanita itu berdiri di belakang jongin dengan tatapannya menatap tajam kearahnya.
"Oeh ibu!"gumam jongin membalikkan tubuhnya.
Nyonya kim langsung tersenyum menatap putranya,kemudian ia berjalan menghampiri jongin dan memegang lengannya.