Halooooo Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Maafkan saya terlalu lama untuk melanjutkannya,
Gausah banyak banyak,
Langsung aja ya,, cusssss
Happy Reading 😘
Beberapa menit kemudian,
"Lily, sekarang kamu bisa membuka matamu," ucap seseorang yang kuyakini bukan manusia
Aku memutuskan untuk membuka mataku dan melihat jin penjaga hutan yang telah berada di depanku
"Apakah kau ingin pulang sekarang?
Aku akan mengantarmu agar kau cepat sampai ke istana" tawarnya
Aku hanya mengangguk lemas
"Baiklah, sekarang berkemas lah dan pakailah jubah ini" ucapnya sembari memberiku jubah berwarna merah besar
Aku hanya meng'iya'kan perkataannya,
Aku sudah sangat lelah dengan peristiwa tadi
Dan aku tak ingin peristiwa seperti itu terjadi lagi meskipun tak ada luka padaku sedikitpun
Tak butuh lama, padahal aku hanya merasa bahwa aku hanya berdiam diri,
Tapi ternyata, sekarang aku berada di depan gerbang istana bersama jin itu
Setelah aku membuka jubah, semua pengawal gerbang menghampiriku
"Terimakasih atas semua yang telah engkau bantu Kepadaku" ucapku
"Terimakasih kembali tuan putri, sudah sebagai kewajiban ku untuk menjagamu ketika kau berada di hutan" ucapnya lalu pergi menghilang
"Putri Lily, apa kau baik-baik saja? Bundamu selalu memikirkan mu karena beberapa hari setelah musim dingin kau tak kembali ke istana" ucap salah satu pengawal
"A..a...a..aku baik baik saja, tolong bantu aku ke kamar..." Setelah berbicara, aku tak ingat apapun setelah itu aku sangat kelelahan
"Lily belum bangun juga ayah"
Samar ku dengar, seperti suara bunda
Perlahan aku membuka mataku dan menampakkan ayah dan bunda beserta pelayan yang berada di sisi mereka
"A..a..ayah Bu..bunda" ucapku terbata
"Lily,,, kamu sudah sadar, syukurlah Bunda sangat mengkhawatirkan mu" ucap bunda seraya memeluk kepalaku
Aku tersenyum mendengar ucapan bunda,
"Maafkan Lily bunda, Lily telah mengingkari janji, karena Lily terlambat untuk pulang" ucapku
"Tak apa Ly, yang terpenting sekarang adalah kamu telah pulang" ucap bunda
"Kalau begitu kamu istirahatlah, Bunda tinggal sebentar ya,, jika lapar, ada makanan di meja sebelahmu" lanjut bunda
Aku hanya mengangguk meng'iya'kan ucapan bunda dan tersenyum
Saat ini aku hanya sendiri di dalam kamar
"Aku teringat pada Alya, apakah dia baik-baik saja? Apa yang sedang ia lakukan sekarang" pikirku
Aku berencana untuk mengajak ayah, bunda dan kakakku untuk mendatangi pemukiman tempat Alya, aku sangat merindukan Alya, dia sudah aku anggap sebagai saudaraku sendiri
Setelah beberapa menit berfikir, aku melanjutkan tidurku.
Mungkin rasa lelahku selama berbulan-bulan baru terasa sekarang,
Rasanya hanya ingin tidur saat ini
Setelah beberapa menit aku merasa lelah tertidur dan bergegas mencari makanan di dapur
"Hooaaam." Suaraku sembari merenggangkan badan seakan-akan baru bangun pagi
"Sudah bangun Ly? Kamu tidur lama dan lelap sekali" ucap bunda yang baru saja memasuki kamarku membawa makanan
"Lama? Memangnya aku tidur berapa lama Bun?" Tanyaku. Karena perasaanku, aku hanya tidur beberapa menit saja
" Iya lama, bahkan sekarang sudah pagi, kamu tidur sejak sore kemarin" ucap bunda
"Hah? Yang benar Bun?" tanyaku kaget
"Iya, bagaimana? Udah sehat? Sepertinya kemarin kamu lelah sekali" tanya bunda
"Hem lumayan Bun, seakan-akan kemarin hanyalah sebuah mimpi bagiku" ucapku karena badanku terasa segar saat ini
"Yasudah mau makan atau mau mandi dulu ini?" Tanya bunda
"Mandi saja lah Bun, sejak kemarin Lily tidak mandi badan rasanya lengket semua" ucapku sembari persiapan untuk mandi
Aku bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri, ya karena aku tak mungkin mandi di sungai yang sangat dingin
Meskipun sudah tak terlalu dingin, karena musim dingin telah berakhir
Setelah mandi aku ke ruang makan untuk mengobati kerinduan bersama keluarga
Ya meskipun ini semua keinginanku, tentu saja aku akan selalu merindukan keluarga ku, terlebih pada bunda
"Yah," panggilku pada ayah
"Ada apa Ly?" Jawab ayah yang masih sibuk dengan makanannya
"Lily ingin berbicara setelah makan nanti" ucapku ragu
"Baiklah Lily, sekarang kamu fokuslah pada makananmu" jelas ayah
Sesuai dengan perintah ayah,
Aku memfokuskan diriku pada makananku,
Seperti yang telah aku katakan tadi, setelah makan, kami berempat duduk santai di ruang tengah sembari aku mengatakan sesuatu yang telah aku pikirkan sejak lama...
Hayoo apa yang akan dikatakan Lily?...
Siapa bisa nebak? Hahaha
Pendek ya?
Ehehee maaf guys,
Akhir-akhir ini badanku kurang fit
Jadi hanya bisa segini
Terimakasih,
Jangan lupa vote
الحمد لله جزاكم الله خيرا
KAMU SEDANG MEMBACA
Imajinasi Lily (Complete)
Historia CortaLily, Gadis Kecil yang sudah beranjak dewasa menginginkan untuk keluar dari Istana, karena merasa sangat bosan berada ditempat yang meskipun sangat besar, tetapi telah belasan tahun ia tinggal ditempat tersebut, Keinginan Lily yang sangat sederhana...
