❄Chapter 1❄

15.8K 746 7
                                    

Boston, USA

Seorang wanita dengan berpakaian putih hitam ini sedang duduk di kursi kayu dan meminum minuman yang ia pesan tadi. Wanita ini sangat cantik bertubuh sexi,tinggi,putih,rambut panjang di biarkan tergerai dan warna kecoklatan belum juga matanya berwarna abu abu membuat siapa saja akan jatuh hati.

Wanita itu bernama Talia Anasya Fernandes sekarang talia menjadi dokter muda nan cantik di rumah sakit terbesar di boston

5 tahun lalu setelah talia resmi bercerai dengan david wilson talia melanjutkan studynya di Harvard Medical School menjadi lulusan terbaik di harvard dan itu membuat orangtua talia bangga.

Talia sekarang menjadi dokter spesialis jantung dan menjadi dokter termuda yang berada di rumah sakit umum Massachusetts

"Permisi" Sapa seseorang membuat talia yang sedang melamun tersentak kaget dan menatap siapa yang menyapanya itu dan tersenyum kikuk

"Kenapa?" Tanya talia yang sudah tidak sekaget tadi

"Bolehkah saya duduk disini? Kursi disini semuanya penuh" Ucap seorang pria berjakun yang tampan tapi masih tampan mantan suaminya eh tiba tiba talia menggeleg gelengkan kepalanya

"Silahkan" Ujar talia dan tersenyum tipis sangat tipis.

"Perkenalkan namaku Mike Antarisa" Ucapnya memperkenalkan diri sambil tersenyum menatap talia.

"Talia Anasya Fernandes" Ucap talia ramah dan menjabat tangan mike itu dengan tersenyum

Tidak ada pembicaraan selanjutnya hanya keheningan yang tercipta membuat suasana awkard

"Emm saya permisi dulu Tn Mike" Ujar talia dan dilihatnya mike hanya tersenyum

"Tidak usah memanggilku dengan embel-embel tuan. Panggil mike saja, eh boleh saya minta nomor teleponmu?" Ucap mike kikuk pada talia membuat talia tersenyum dan mengambil kartu namanya dari dalam tas mahal miliknya

"Itu kartu nama saya. Kalau begitu saya permisi dulu" Ujar talia dan berjalan keluar cafe dengan terburu buru dan menaiki mobil audi A4 miliknya itu.

"Ternyata dia seorang dokter" Gumam mike kemudian tersenyum dan menengok kebelakang melihat mobil talia yang sudah melesat jauh dari cafe itu.

***

Seorang pria gagah sedang duduk di kursi kebesaranya dan menatap jendela yang memperlihatkan kota boston tempat tinggalnya itu. Banyak kendaraan yang berlalu lalang

Tok tok tok

Membuat David Wilson yang sedang melamun itu tersentak kaget dan menatap tajam di pintu siapa yang berani menganggunya bukanya hari ini david bilang pada sekretarisnya untuk membatalkan semua pertemuanya hari ini.

"Masuk" Suara dingin dan berat di keluarkan oleh david Wilson

Ceklek

"Mommy?" Ujar david kaget dan berdiri kemudian berjalan ke ke arah mommynya itu dan memeluk wanita itu dengan sayang.

"Mommy kesini sama siapa?"

"Sama pak teo nak. Kamu sudah makan?" Tanya wanita itu yang tak lain adalah mommynya

"Belum mom. Ayo duduk dulu" Ucap david pada mommynya dan membawa mommy lily di sofa besar miliknya itu.

"Kenapa mom datang kesini? Apakah ada sesuatu yang penting sampai mommy datang kesini?" Tanya david pada mommya membuat sang mommy tersenyum

"Nak apakah kamu sudah melupakanya?" Tanya mommy membuat david kaget sekaligus binggung kenapa mommya bertanya seperti itu

"Belum mom. David mau minta maaf padanya" Lirih david dan menunduk kemudian mommynya memeluknya

"Penyesalan memang selalu dibelakang nak. Mommy sudah katakan bukan bahwa audrey itu tidak baik untukmu dan kamu sudah menyia nyiakan talia istri kamu" Ujar mommy dan membelai kepala sang anak semata wayangnya itu dengan sayang

"David menyesal mom. David salah seharusnya david tidak kembali pada audrey dan menceraikan talia mom" Lirih david membuat mommynya tersenyum kecut

Memang ini salah putranya yang dengan tidak punya perasaan menceraikan talia dan kembali dengan mantanya audrey yang hanya mencintai hartanya tidak david

"Kamu cari talia saja. Dan meminta maaf mommy yakin dia akan memaafkan kesalahanmu sebab dia perempuan baik" Ucap mommy

"Iya mom. David sudah kerahkan semua anak buah david untuk mencari talia, walaupun sudah terlambat tapi david tetap akan mencarinya sampai ke ujung dunia pun" Ucap david dan melepaskan pelukanya pada mommynya itu.

"Baiklah. Kalo begitu mommy pergi dulu yah, ada arisan" Ucap mommy dan mengecup kening anaknya dengan sayang dan keluar.

"Tunggu aku sayang. Aku akan mencarimu" Gumam david dan menyeka air matanya yang turun.

***

Itu siapa cantik banget

Dokternya masih muda

Wahhh ternyata tidak salah saya datang ke RS ini

Dia katanya dokter talia

Sok cantik

dll

Talia yang mendegar bisikan bisikan itu hanya tersenyum tipis dan tidak mempermasalahkan to mereka bukan talia.

"Selamat siang dokter" Ucap suster yang membantu talia di ruanganya

"Siang. Apakah aku ada jadwal operasi siang ini tidak?" Tanya talia dan tersenyum

"Jadwal dokter nanti malam. Siang sampai sore kosong dok" Ucap Sasa suster yang membantu talia

Sasa sudah menganggap dokter talia sebagai kakanya karena dokter sudah banyak membantu keluarganya.

"Baiklah. Kalo begitu saya permisi pulang dulu, kamu bisa istirahat" Ujar talia dan keluar dari ruanganya itu.

Talia berjalan santai di koridor rumah sakit sesekali talia menyapa dokter yang lebih tua darinya dan banyak pasien juga yang menyapa talia dan di balas senyum manis dari talia.

"Dokter talia?" Panggil dokter james pada talia

"Ada apa dokter james?" Tanya talia

"Apakah dokter punya waktu malam ini tidak?" Tanya dokter james hati hati

"Malam nanti aku ada operasi. Maaf" Ucap talia tidak enak hati pada dokter james takut tersinggung

"Oh sibuk yah. Kalo begitu saya permisi dulu,mari dok" Ujar dokter james dan berlalu begitu saja.

"Dia kenapa?" Gumam talia dan melanjutkan jalannya

-TBC-

JANGAN LUPA VOTE DAN KOMENYA GUYSS😘

Stay With Me [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang