"hey,wake up it's all about money"
Dengan jalan seperti model Rehan dan keluarganya datang ke meja makan
"what the!jadi ini yang dia bilang tunangan." ucap gue di dalam hati
"Malam semuanya." sapa Papanya Rehan
Ayah mempersilahkan mereka semua duduk,dengan ekspresi gue yang cengo dan nggak terkontrol bodohnya gue tanya ayah "Apa ini klien ayah?"
Semua orang ketawa kecuali gue dan Rehan
"Sayang,mereka ini pemilik sekolah kamu yang baru." jawab ibu
Gue cuma bisa anggukin kepala dan menunjukan seyuman yang bener bener weird
Setelah hidangan datang ayah tiba-tiba bilang "Sheila,kamu bisa ajak Rehan keliling rumah?"
Bodohnya gue iyain lagi,di satu sisi gue mikirin 'masa iya nikah muda?'
Di sisi lain gue mikirin Leo
Harus nggak ya gue bilang ke Leo?
🏵🏵
Gue ajak Rehan ke taman di halaman rumah,dengan ke adaan yang sangat canggu gue coba tanya sama Rehan apa yang sebenarnya terjadi
"Menurut lo apa yang bakal terjadi?"
"Apalagi,kita bakal dijodohin dan nikah,lalu bercerai." jawab Rehan
Gue shock,segampang itu dia ngomong soal nikah dan perceraian
"Maksud lo?kita nikah dan cerai?ya ga segampang itu dong." emosi gue udah mulai naik
"Lo tuh emosian banget ya," Rehan bergerak untuk duduk di ayunan
"Hey,wake up it's all about money." sambungnya
"Maksud lo." Gue bener-bener di buat bego sama Rehan
"Papa gue punya project besar yang memakan biaya besar pula,jadi papa lagi cari investor yang bisa bantu,dengan cara ngejual gue."
I see,kita berdua di jual sama orang tua kita demi uang,ga habis pikir gue sama ayah
Selama ini gue selalu turutin semua kemauan ayah,sekarang?NO!
Gue ga mau urusan percintaan di atur ayah
"Ga!ga bisa,gue udah punya pacar,dan gue ga mau tunangan sama lo,kita baru aja ketemu tadi pagi."
Rehan memutarkan bola matanya "Ayolah,pura pura aja kita saling suka,lo pikir gue ga punya pacar?"
"Auah,pokoknya mustahil gue nikah sama lo!"
Kami berdua masuk kedalam dan kembali ke meja makan
"Wah,liat pasangan baru ini,cocok sekali." Kali ini Mama Rehan angkat bicara
"cih,apanya pasangan." gumamku
"Baiklah kami sudah memutuskan untuk menjodohkan kalian,kalian juga terlihat saling suka bukan begitu?" Ayah mengarahkan pandangannya ke gue
Gue langsung buang muka,baru kali ini gue bener bener merasa kecewa sama ayah
Sekitar 2 jam keluarga Rehan dirumah gue,gue udah bener-bener muak dan ga ngerti lagi apa mau ayah
Ayah dan ibu mengantar keluarga Rehan ke depan gerbang
"Shofi,lo udah tau gue bakal di jodohin kenapa ga ngomong hah?"
Adik gue yang tomboy nya minta ampun ini sama sekali ga jawab pertanyaan gue
"Gimana perasaan Leo kalo tau ini."
Bruk!
Shofi menggebrak meja "Sadar dong ka,mau sampai kapan lo sama tu bajingan!"
"Shofi!kenapa sih lo ga suka banget sama Leo,dia punya salah apa sama lo?" selama ini gue penasaran sama apa yang bikin adik gue benci banget sama Leo
"Lo bakal tau sendiri kenyataanya,lo tuh udah ngebuang 3 tahun lo sia-sia sama dia." setelah ngomong kaya gitu sama gue,Shofi langsung pergi ke kamar
"What the fuck,kenapa jadi berantakan gini."
Karena pikiran gue kacau akhirnya Asma gue kambuh,ya gue ini punya penyakit asma dan mag akut
Apa hubungannya sama banyak pikiran,sebenarnya karna banyak pikiran nafas gue ga teratur dan detak jantung pun lebih cepat
Yang gue rasain sekarang sangat sesak,nafas gue pendek,dada gue sakit bahkan ambil nafas sedikit aja sakit
Tiba-tiba ibu datang dari belakang gue sambil bawa alat bantu untuk bernafas
Gue coba untuk hirup udara berkali-kali tapi masih sakit,gue rasanya ingin nangis kalo asma udah kambuh,dan akhirnya gue pinsang
🏵🏵
Votee guysss jangan lupa tolong lah lontong lahh ,jangan di skip juga yah karena setiap hampir part itu berhubungan
KAMU SEDANG MEMBACA
love is everything
Romance"Gue selalu siap ngelepas lo,tapi lo selalu bilang untuk tunggu." bentak gue "Tapi la,gue ga bisa,gue ga bi-," "Lo ga bisa lupain mantan lo?terserah!!!" teriak gue sambil berlari Sheila gadis berumur 17 tahun yang di jodohkan oleh ayahnya,ia tida...
