Alarm Pagi berdering dari handphone gue,dengan malas gue berdiri berjalan ke arah kamar mandi.
Saat sudah memegang sikat gigi ternyata pasta gigi gue habis,dan mengharuskan gue untuk pergi ke bawah dan gosok gigi di bawah.
Dengan mata yang gue paksain terbuka gue berjalan menuruni anak tangga dengan hati-hati "Bu pasta gigi Sheila habis." ucap gue sambil berjalan ke arah kamar mandi di bawah.
Tanpa firasat buruk atau perhitungan,gue langsung membuka pintu Kamar mandi dan "Arrgjhhjhjhhh" Teriak gue.
"Gue ga mimpikan,benar-benar ga mimpi kan kenapa gue bodoh banget kenapa harus ada Rehan di kamar mandi bawah,YA TUHAN TOLONG SHEILA." Ucap gue di dalam hati
"Lagian ketok-ketok dulu kalau mau masuk." ucap Rehan dari dalam
"Hahahahahahah,yaudah lah terlanjur," ucap Ayah "kamu sikat gigi di.."
"Ayah gila apa??masa aku harus sikat gigi di kamar mandi bareng Rehan." ucap gue memotong pembicaraan Ayah
"Ga ada yang bilang gitu." ucap Ayah kebingungan
"Maksudnya sikat gigi di kamar Ayah aja." ucap ayah melanjutkan kalimatnya yg tadi.
"Ah elah!!" karena terlalu kesal dan malu gue langsung pergi ke kamar ayah Dan gosok gigi,abis itu gue balik kekamar buat mandi dan ganti baju seragam.
"Sheila kamu ga usah sekolah dulu hari ini,ibu udah izin hari ini kita ke rumah nenek." teriak ibu dari bawah
"Ah ibu nih,ganti baju lagi lah aku nihh,ya tuhan." ucap gue
Setelah ganti baju lagi,gue turun ke bawah untuk sarapan "lama banget dah pake baju." protes Shafa
"Berisik lo."
"Hari ini kita semua pergi keruma nenek ya sebelum itu kita sarapan dulu." ucap ayah
Kita semua menganggu kan kepala bahkan Rehan pun "Lo ikut Han?" tanya gue tiba-tiba
"Kenpa ga boleh??" tanya Rehan
"Sheila." ucap ibh dengan tatapan tajam yang artinya gue harus diam
Ya setelah sarapan kami semua bergegas pergi,ibu ayah dan Shafa dengan mobil ayah ,Gue dan Rehan berdua di mobil Rehan
Di perjalan gue dan Rehan hanya terdiam,sampai akhirnya gue membuka pembicaraan "Han,lo ga balik kerumah?"
"Gue mau cerita." ucap Rehan tiba-tiba
"Kemarin gue ribut skaa tante maya ,mama tiri gue,tanpa sadar gue bawa mobil ugal-ugal di tengah malam dan berakhir do bandara,tadinya gue mau langsung beli tiket ke seoul untuk pergi berkunjung ke makam mama,tapi gue ingat lu,setelah tidur di bandara semalaman gue pergi ke rumah lu." ucap Rehan
"Lo ga seharusnya kabur dari rumah Han." ucap gue
"Lo gatau apa-apa La."
"Karna itu lo harus cerita sama gue."
"Susah Sheila!!" Rehan menaikan nada berbicaranya
"Lo punya dosa apasih sampai susah nerima tante maya." ucap gue bodoh
"Gue!!Gue yang bunuh mama gue Sheila!!"
Setelah perdebatan itu gue dan Rehan saling diem-dienan sampai di Rumah Nenek.
------
Thank u for reading
Vote komen jngn lupa
Btw karna lagi sibuk online class mungkin bakal up di weekend deh kayanya jadi setiap sabtu minggu gitu.
Thank u buat yang masih mau baca dan vote makasih gais
KAMU SEDANG MEMBACA
love is everything
Romance"Gue selalu siap ngelepas lo,tapi lo selalu bilang untuk tunggu." bentak gue "Tapi la,gue ga bisa,gue ga bi-," "Lo ga bisa lupain mantan lo?terserah!!!" teriak gue sambil berlari Sheila gadis berumur 17 tahun yang di jodohkan oleh ayahnya,ia tida...
