Haiii guyss aku update lagi😁😁
Maaf ya untuk part ini nggk terlalu seru😁
Nanti dipart berikutnya akan ku buat lbh seru lagi deh...Tetap ikutin terus ceritaku ini yaa..
👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇
Author
Sesampainya diruangan Clara"Ano kamu duduk dulu di sofa ya, Ara mau lanjutin kerjaan Ara dlu" ucap Clara
"Oke Ara" balas Devano sambil mengacungkan jempol
Lalu Clara pun berjalan kearah kursi kebesaran nya, sedangkan Devano dduk di sofa sambil memainkan ponsel nya
10 mnit kemudian
"Ara, Ano laper... Mau makan" rengek Devano tiba-tiba dengan mata yg sudah berkaca-kaca
Clara pun segera menelepon salah satu pegawainya
'Halo bu, ada yg bisa saya bantu? ' ucap seseorang dri telepon
'Lili tolong kamu bawakan makanan ke ruangan saya segera' balas Clara dengan nada tegas
'Baik bu, akan segera saya lakukan' ucap seseorang itu lagiLalu setelah itu Clara lngsung menutup telepon tersebut
5 mnit kemudian
Tokk... Tokk... Tokk..
"Masuk" ucap Clara
"Ini bu saya bawakan makanan pesanan ibu tadi" ucap pegawai bernama Lili dengan sopan
"Letakkan saja di meja depan sofa itu" balas Clara sambil menunjuk meja didepan DevanoLalu pegawai bernama Lili itu pun meletakkan makanan tersebut diatas meja yang ditunjuk Clara tadi, lalu kembali menghadap kearah Clara
"Sudah bu, kalau begitu saya permisi pamit mau melanjutkan pekerjaan saya lagi bu" ucap Lili
"Ya silahkan" balas ClaraLalu pegawai tersebut pun berlalu keluar dari ruangan tersebut.
Devano
Setelah gue ngeluh laper ke Ara
Tak berselang beberapa menit ada seorang pegawai yg masuk dengan membawa beberapa macam makanan dan diletakkan di meja depan sofa yg gue duduki'Ara perhatian banget sihhh sama gue, jdi makin sayang deh sama Ara' batin gue
Lalu setelah meletakkan makanan tersebut pegawai itu segera berlalu dri ruangan ini
"Ano makan dlu ya, Ara mau lanjutin kerjaan Ara dlu" ucap Clara
Dan gue balas dengan anggukan
Setelah itu gue langsung menyantap makanan didepan gue dengan lahap.
Saat setelah selesai makan
Gue merasa bosan
"Hm.. Ara, Ano pinjam ponsel Ara dong" ucap gue sambil memasang wajah memelas gue
Lalu Ara memberikan ponsel nya dan gue segera mengambilnya, lalu duduk kembali ke sofa
Gue membuka semua isi ponsel Ara mulai dari Kontak, disitu terlihat hnya ad bbrapa nmor penting saja yg disimpannya.
Dan salah satu nya nomor gue yg di kasih nama My Childishboy❤
Gue yg melihatnya pun senyum-senyum sndriLalu gue mengecek sosmed Ara mulai dari WA, Ig dan Facebook nya
Disitu gue melihat bnyak cwo yg ngechat Ara, gue marah tapi juga seneng walaupun bnyak cwo yg ngechat Ara tapi sama sekali nggak ad yg di respon balik.'Hihihi... Emang enak nggak direspon sama Ara, Ara tuh kan hnya milik Ano seorang' batin gue sambil senyum-senyum sendri
Lalu setelah mengecek ponsel Ara gue mulai mengantuk dan memilih untuk tiduran di sofa itu
Clara
Setelah gue memberikan ponsel gue tadi ke Devano gue segera melanjutkan pekerjaan gue yg sempat tertunda tadi.2 jam kemudian
'Huftt... Akhirnya kerjaan kelar juga, capek juga ternyata' batin gue
Gue melihat jam yg berada dipergelangan tangan gue, disitu sudah menunjukan pukul 19:35
'Ternyata udah malam' pikir gue
Lalu setelah itu gue melihat kearah sofa yg di duduki Devano tadi
Disana gue melihat Devano yg sudah terlelap akibat kelelahan.Gue pun berjalan kearah Devano untuk membangunkan nya
"Ano nya Ara bangun yuk, kita pulang biar tidurnya nanti lnjut dirumah aja" ucap gue sambil mengelus pipi Devano
Tak lama terdengar lenguhan dri Devano berbarengan dengan mata nya yg mulai terbuka.
"Engh Ara udah kelar kerjaannya? " tnya nya masih dengan muka bantalnya
"Iya, pulang yuk udah malam" ucap gue dengan lembut
"Iya tapi peluk" ucapnya sambil merentangkan kedua tangannya untuk mnta dipeluk
Lalu gue pun membalas pelukan Devano
Author
Lalu Clara dan Devano pun berjalan kearah parkiran masih dengan posisi Devano yg memeluk Clara dan menelusupkan kepalanya dilekukan leher Clara.Sesampainya diparkiran
Mereka berdua segera masuk ke dalam mobil Clara dan langsung berangkat menuju rumah DevanoSesampainya dirumah Devano
Clara membopong Devano yg sedang tidur lalu mengetuk pintu rumah DevanoTak berselang beberapa lama kemudian pintu tersebut terbuka, lalu terlihatlah seorang wanita paruh baya dengan wajah khawatirnya
"Ini ad apa dengan anak saya sampai harus dibopong begitu? " ucap wanita paruh baya tersebut a.k.a ibu Devano dengan raut wajah khawatir
"Ini Devano nya tadi ketiduran dimobil tante, saya nggak tega ngebanguninnya jadi saya bopong aja" ucap Clara
"Oh begitu tante kira dia kenapa-napa, kalau bgtu makasih ya nak kamu sudah repot-repot bawa Devano pulang,kamu taruh aja dia dikamarnya yg ada dilantai 2 pintu warna biru" ucap ibu Devano bernama Desi
"Iya tante sama-sama, kalau gitu saya mau ijin bawa devano ke kamarnya dulu" ucap Clara.
Lalu Clara segera berlalu menuju ke kamar Devano dan meletakkannya dikasur.
Setelah itu Clara kembali turun keruang tamu untuk menemui ibunya DevanoSaat menuruni tangga, terlihat ibu devano yg sedang duduk disofa
Lalu Clara mendekat kearah sofa yg didusuki ibu devano
"Tante" panggil Clara
Lalu Desi pun menengok kearah Clara dan tersenyum"Panggil aja Mom, nama saya Desi ibu nya Devano" ucap ibu Devano
"Iya Mom" balas Clara sambil tersenyum tipis
"Nama kamu siapa? Dan kalau mom boleh tau, kamu ini pacarnya devano ya? " tanya ibu Devano dengan raut wajah penasaran
"Nama saya Clara mom, benar saya pacarnya Devano" balas Clara sambil tersenyum
"Wahh ternyata kamu bener pacarnya Devano, seneng deh Mom dengernya. Kamu udah cantik, baik lagi" ujar Desi a.k.a ibu devano dengan nada senang
"Makasih mom pujiannya, kalau begitu Clara pamit pulang ya mom" pamit Clara
"Iya hati-hati di jalan ya Clara, makasih udah nganterin Devano" ucap ibu Devano sambil tersenyum tulus ke Clara
"Iya mom sama-sama " ucap Clara lalu berjalan keluar rumah dan segera menancap gas menuju ke rumah nya
☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣☣
Masih mau di next nggak??
Tapi kasih ★ dlu yaa nnti aku next lagi ceritanya
KAMU SEDANG MEMBACA
MY CHILDISH BOYFRIEND
Fiksi RemajaBerawal dari pertemuan mereka yang tak disengaja, saat Clara menolong Devano yang dibully di kantin, entah mengapa Clara tiba-tiba merasa ia menyukai Devano pada pandangan pertama dan akhirnya mengajak Devano jadian. Lama-kelamaan perasaan mereka b...