"Lama banget!"
"Lo yang ga sabaran ah!"
Sejeong hanya cengengesan lalu menutup pintu mobil Sehun,
"Mau makan dimana?"tanya Sehun mulai menjalankan mobilnya,
"Gatau Hun. Yang kenyang banget soalnya gue belom makan dari pagi."keluh Sejeong,
"KEBIASAAN BANGET!"omel Sehun nempeleng Sejeong pelan, "Yaudah makan di all you can eat yok."
"ya Allah Hun. Duit gue cuma cukup buat warteg mentok mentok warmindo."keluh Sejeong,
"Elah. Kek sama siapa sih lo,"ledek Sehun, "gue bayarin. Duit ngisi acara kemarin udah cair nih."
"Sedapppp!"ujar Sejeong, "Mau nyoba pochajjang, Hun."
Sehun mengangguk, "Siap nona."
Sesampainya di tempat, gak menanpik mereka langsung ambil daging banyak banget. Udah cocok bikin channel mukbang kaya Tanboy Kun.
"Gila laper amat?!?!?"tanya Sejeong melihat daging yang diambil Sehun sama banyaknya sama dia,
"Gue juga belom makan dari pagi."ujar Sehun sambil cengengesan,
"Gak kelas apa lo?"tanya Sejeong,
"Dosennya gak masuk, tapi tugasnya seabrek. Mampus ga si."kesal Sehun,
"Ya kalo mampus ga usah dikerjain. Elah hidup juga pilihan. Lo mau lulus gak lulus juga hidup lo."ujar Sejeong santai,
"Enak bener ini maba kalo ngomong."ketus Sehun,
"Iya iya yang tua."ledek Sejeong dengan muka tengilnya,
"Btw, kemarin lo ngapain aja sama Doyoung?"tanya Sehun,
DITANYAIN LAGI KARENA MASIH BELOM MERASA JELAS DAN MASIH PENASARAN.
"Lo kok tau sih namanya Doyoung? Perasaan gue ga ngetag akunnya."
Ups..
"Ya tau lah,"ujar Sehun berusaha ga kelihatan salah tingkah, "gue koneksinya banyak."
"Alah tai,"semprot Sejeong, "seriusan deh lo tau darimana?"
"Gue liat story lo terus temen gue ngomong itu Doyoung katanya anak ilkom yang mau daftar bem fisip."
Sejeong mengangguk, "Iye. Cocok juga tapi emang dia jadi anak BEM. Mukanya teges banget."
"Ih.. Sokap bener muji muji."ketus Sehun,
"BAPER AMAT! Mau dipuji juga lo sama gue?"tanya Sejeong gemes banget,
"DIH. Ngapain?!?"protes Sehun,
"Terus kemarin ceritanya gimana kok lo bisa sama dia?"tanya Sehun lagi,
"Kos dia tuh sebelah gue. Ya orang kita sekelas juga. Dia random ngajakin ke Indomaret Point yang ada Point cafenya."cerita Sejeong,
"Kok mauan aja lo diajak keluar malem malem."dumel Sehun,
"Gue laper anying,"protes Sejeong, "mau keluar sendirian males.
"Ga nelpon gue?!"protes Sehun,
"DIBILANGIN LO KAN NGUMPUL!!"protes Sejeong, "Gak bisa baca apa. Perasaan tadi udah dijelasin."
"Ya kalo udah selesai gue juga bisa nganterin lo kali."dumel Sehun,
"Astaga mama Oh apa gak capek ya punya anak bacot kaya lo."keluh Sejeng,
"Bayar sendiri ya, ini makanan."ancem Sehun,
"Lo ga gentle berarti lah. Tadi bilangnya mau bayarin."ujar Sejeong gak terima,
