Bunga Impian
Aku tahu, tidak ada manusia sempurna
Aku tahu, setiap manusia pasti ada kurangnya
Aku tahu, setiap jalur pasti ada hambatannya
Aku pun tahu, segala sesuatu perlu batasannya
Namun aku tak tahu, perasaan akan begitu merana
Jika harapanku terus sia-sia
Aku tak menyalahkan harapan
Semua memang sudah ditakdirkan
Jikalau usaha dan doa begitu meyakinkan
Dan niat utama terus dipertahankan
Tak terpengaruh angin yang melenakan
Aku ingin jadi bunga impian
Begitu indah dan menawan
Bukan seperti mawar yang dibanggakan
Bukan pula bunga melati sebagai lambang kesucian
Melainkan bunga yang terus membawa kebahagiaan bagi mereka yang punya harapan
Tetap kokoh meski diterjang topan
Tetap indah meski tersentuh banyak tangan
Tetap tegak meski dalam kekeringan
Karena seperti itulah impian
Tampak tak masuk akal, namun jadi tantangan bagi hati dan pikiran yang berusaha mewujudkan
***
17.11.19
Untukmu, yang gelisah di setiap malam
- kookievra

KAMU SEDANG MEMBACA
Thought
PoetryIde berbuah tulisan yang merepresentasikan pikiran. Sedikit curhatan dan cenderung banyak hasil perenungan di setiap malam. *** Untukmu, yang sosoknya masih abu-abu Untukku, yang mencoba tak terabaikan Untuknya, semesta alam yang menjadi saksi dari...