Sudah sering kali aku melihatmu, tetap saja aku terpana dengan ayu rupamu
Wajah itu, yang sejuk penuh kedamaian setiap kali aku menatapnya
Aku hanya bisa tersenyum saat kau membisikkan kata-kata cinta itu,
Hangat
Sehangat sinar mentari dipertengahan musim semi
Ah, Kau pernah bercerita tentang laut biru dibalik ilalang itu
Yang seperti danau besar dengan gugusan pulau mengitarinya
Airnya tenang dengan gelombang-gelombang kecil hasil tiupan angin
Kau ingin mengajakku menaiki kaito
Melihat dari dekat tepian air yang menghantam tebing-tebing pulau yang curam
Atau sekadar menikmati ketegangan saat kapal kecil itu berpapasan dengan kapal kontainer raksasa, dimana suk-suk atau yiyi akan mematikan mesin kapal agar tak terbawa arus bawah baling-baling kapal kontainer
Kamu, dan hal-hal sederhana istimewa itu
KAMU SEDANG MEMBACA
Cerita Senja
PoetrySiapa yang tak kenal dengan senja? Semua orang tahu tentangnya, mencintainya, merindui juga menanti.. Setiap dari mereka berlomba-lomba menyimpan kenangan-kenangan manis bersama senja Pun juga aku.. Aku kuceritakan padamu, tentang senja-senja yang k...
