ketemu lagi?

33 4 0
                                    

06.45

Aduh telat nih gue.  Gerutu Sherin di dalam pikirannya

Sambil tergesa-gesa Sherin berjalan menuju gerbang sekolah GARUDA , namun hari ini hari sialnya bel sudah berbunyi. Jadi, ia harus siap menjalankan hukumannya. Pada saat sherin menuju ke kelas tiba-tiba...........

Prittttt (anggep aja bunyi pluit)

Sontak saja Sherin menghentikan langkahnya dan menolehkan kepalanya ke belakang

"ya pak" ucap Serin sambil cengar-cengir

"ya pak - ya pak, kamu tahu sekarang jam berapa? , udah berapa kali kamu telat ha? " ucap pak daus guru piket

"  aduh pak maaf, angkot saya tadi bannya bocor " ngeles Sherin

"alasan aja kamu,  kemarin kamu bilang bantuin tetangga lahiran lah,  bantuin dorong kereta bayi lah,  sekarang kamu bilang angkot kamu bannya bocor,  besok mau alasan apa lagi? Bosen saya setiap hari dengar alasan kamu yang nggak masuk akal itu!  " Cerocos pak daus panjang lebar sampe tuh kuah muncrat

" he.. he" cengir Sherin

" cengir aja kamu, ayo ikut saya ke ruang bk!  " perintah pak daus

" bosen pak ke bk mulu, skali-kali lah ke mana gitu atau ke KUA aja ,sekarang juga boleh " goda Sherin yang membuat pak daus makin naik darah.

"hee enak aja kamu ,saya udah punya cucu. Eh udah - udahh kok malah nglantur, Cepet ke bk sekarang!  " suruh pak daus

Setelah puas menggoda pak daus Sherin berjalan ke bk sambil cengar cengir. Lalu saat membuka pintu bk Sherin terkejud, saat ia membuka pintunya di dalam ruang bk ada cowok jutek itu sedang duduk di depan meja sambil mengunyah permen karet . Namun sherin hanya meliriknya dan duduk di depan meja guru

" ini peringatan terakhir buat kalian kalau kalian mengulanginya lagi, saya akan memanggi orang tua kalian berdua!. Ngerti!." ucap pak daus

"Yaelahh pak,cuman telat aja pake acara panggil orang tua segala. Kaya pak daus ga pernah telat aja waktu masih sekolah " Ucap Gio sengit

"Kamu itu Gio kalau dibilangin jawab aja,lagian ini itu melatih kedisiplinan kamu. Ngerti!" Ujar Pak Daus menanggapi ucapan Gio

" ngerti pak " jawab sherin dan gio serempak
.

"oke,  sekarang kalian bersihkan lapangan sampai jam istirahat dan jangan ada yang ke kantin. Cepet" perintah pak daus

Lalu mereka berdua meninggalkan ruang bk dan menuju ke lapangan.

Gila panas-panas suruh nyapu,ga bener ni guru - batin Sherin

" aduh pagi-pagi udah suruh bersih-bersih aja!  " ucap sherin pada dirinya sendiri

" makanya jangan telat" ucap gio

" wihh, bisa ngomong lo, saluut gue" kata sherin sambil tepuk tangan garing

"lo kira gue bisu?  " jawab gio dengan nada mulai meninggi

"mungkin bisa dibilang begitu,  makanya jadi cowok tuh jangan jutek, kek cewek aja" ucap sherin dengan nada santuy nya

"Lagian lo ngomong gue telat, emang so no kaga telat. Mangkanya sebelum ngomong intropeksi diri dulu " Tutur Sherin dengan sedikit mengejek

Gio tidak berniat membalas perkataan sheren lalu membanting sapunya dan pergi ke kantin

" eh mau kemana lo?  " tanya Sherin sambil menatap mata hitam legam Gio

" kantin " jawab gio singkat padat jelas

"eh kan ga dibolehin ke kantin sama pak daus " ucap Sherin memperingati

" bodo amat gue laper " kata gio membodo amatkan omongan Sherin. Setelah itu gio melanjutkan langkahnya menuju ke kantin

" ikut aja ah, gue juga laper belum makan " ucap Sherin bermonolog

" Eh tungguin" Teriak Sherin. Sambil melemparkan sapunya

Namun Gio hanya cuek saja tetap berjalan sambil memasukkan tangganya kedalam saku

Saat sampai di kantin,Sherin merogo kantung sakunya.

"Gio" Panggil Sherin

Gio tidak berniat membalas panggilan Sherin ia hanya menggumam saja sebagai balasannya

" Bayarin ya" Pinta Sherin sambil puppy eyes

"Ogah emang gue bapak lu apa,emang lu ga ounya uang?" Geram Gio

"Ketinggalan" Ucap Sherin lirih

"Ck. Yaudah "










Holaaa gimanaaa seru nggaaa? Maaf ya cuma sedikit lagi badmood soalnya hihi. Mangkanya vote sama komen biar akunya semangat ngetiknya

SHERGIO ✔ Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang