O2

739 84 9
                                    

Dengan setelan dress berwarna coklat selutut dan flat shoes senada Jeongin berjalan keluar dari apartemen tentunya dengan sang putra yang berbalut pakaian berwarna baby blue digendongannya.

Seperti Janji Jeongin tadi malam, hari ini ia akan mengajak Hyunho untuk bertemu sang ayah, meskipun ada rasa cemas dihati Jeongin takut-takut dikantor sang mantan suami sedang sibuk dan tidak dapat diganggu terlebih ini kunjungan pertamanya dikantor setelah resmi bercerai.

"udah siap ketemu ayah?" tanya Jeongin yang dibalas gumaman ala bayi oleh Hyunho.

"gemes banget gak kuat."

•••

Dengan senyum dibuat semanis mungkin Jeongin membalas setiap sapaan dari pegawai disana, tak banyak yang berubah hanya hitungan jari pegawai yang tidak menyapa seperti biasa, mungkin kurang respect karena Jeongin bukan istri atasannya lagi. paham kok paham Jeongin paham.

"bu boss DarlㅡAaa maksud saya nyonya Nalandra mencari Pak Boss?" tanya Changbin, Sekertaris pribadi Minho dan Jeongin kenal dia.

"Jeongin aja, iya, mas Minhonya ada?"

Changbin diam,

Jeongin diam,

"maksud saya bapak ada?! aduh bossmu aja deh, ada?!" Jeongin memekik kesal, ini kenapa mulutnya belum move on sih? kan malu sama Changbin.

Changbin mengangguk, "Iya, nyonya sudah ditunggu Pak Boss diruangannya."

Jeongin menegang seketika, tunggu? diruangan? lah Jeongin saja tidak kontak Minho sebelumnya kok Minho bisa tau?

"maksudnya? a-aku gak kontak dia loh kak, dia tau darimana aku disini?"  tanya Jeongin penasaran.

"tadi pak Boss bilang sedang menunggu istrinya, ya karena pak boss hanya menikah dengan anda jadi saya pikir pak boss menunggu bu Boss." jelas Changbin.

Jeongin mengangguk mengiyakan pemikiran Changbin meskipun diotaknya ia berfikir Minho sedang menunggu calon istri barunya.

BUNDA | hyunknowjeongTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang